Dijelaskan oleh Firman bahwa selain menyediakan fitur mengirim dan menerima animasi GIF, WhatsApp juga menyediakan fasilitas search engine GIF yang terintegrasi dengan aplikasi WhatsApp.
“Search engine GIF tersebut menggunakan mesin dari dua perusahaan penyedia animasi GIF yaitu Tenor dan Giphy, bukan milik WhatsApp,” jelasnya.
Menurut perwakilan Tenor, lanjut Firman, pengguna WhatsApp dibagi antara kedua search engine perusahaan tersebut berdasarkan basis 50/50 dan secara acak menugaskan satu atau yang lain untuk memisahkan populasi.
“Search engine GIF ini bisa diakses dengan menglik icon emoji di kiri kolom pengetikan pesan. Aneka pilihan GIF berikut fitur search akan ditampilkan di tab terpisah di samping kolom emoji,” ujar Firman.
Menurut pria yang juga dosen di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) ini, disaat pengguna mengklik search maka sesungguhnya yang diakses adalah gambar GIF yang berada di kedua perusahaan yang menyediakan gambar GIF yang tidak hanya digunakan WhatsApp tapi juga oleh aplikasi sosmed dan kirim pesan lainnya.
“Sehingga pihak WhatsApp tidak bisa dituntut atas kontens yang berisi pelecehan pada Habib Rizieq tersebut, karena sesungguhnya kontens tersebut bukan milik WhatsApp,” ujarnya.

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.whatsapp
Yuu…
Kita bareng baremg complain ke perusahaan WA,
Caranya:
Klik link diatas,
Kasih 1 bintang ⭐
Copas ini :
Please remove gif picture search thats not appropriate for children.
Semoga usaha kita membuahkan hasil positif
save our children