Heboh Animasi GIF Lecehkan Habib Rizieq di Whatsapp, Ini Penjelasan Pakar Sosmed

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Pengguna aplikasi kirim pesan WhatsApp, sepanjang hari ini, Sabtu (4/11) digemparkan dengan munculnya sebuah gambar emoticon atau emoji dengan format GIF (gambar bergerak) yang memperlihatkan Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab dalam bentuk tidak senonoh yang melecehkan.

Akibat gambar tersebut muncul pesan berantai berisi seruan untuk memboikot WhatsApp yang dianggap telah dengan sengaja menyediakan gambar yang melecehkan seorang ulama Indonesia.

SERUJI mencoba menelusuri gambar dengan format GIF tersebut. Dimana caranya dengan mengklik tombol emoji yang berada dibagian kiri kolom pengisian pesan, kemudian pilih fitur GIF dan klik tombol search, serta masukkan kata kunci “Rizieq”.

Maka setelah diklik search, akan muncul gambar Habib Rizieq dalam gambaran yang tidak senonoh dan melecehkan.

Heboh GIF Habib Rizieq
Kumpulan Animasi GIF di aplikasi Whatsapp, salah satunya berisi gambar yang dibuat dengan sengaja untuk melecehkan Habib Rizieq.

Untuk memastikan apakah gambar tersebut memang dengan sengaja disediakan oleh WhatsApp atau ada pihak lain yang membuat, SERUJI menghubungi seorang Peneliti dan Pengamat Teknologi sosial media (sosmed) Firman Arifin.

“Sejak akhir tahun lalu, 2016, WhatsApp menambahkan fitur pengiriman animasi berformat GIF ke aplikasinya. Gambar animasi GIF muncul di WhatsApp minimum versi 2.17 yang bisa diunduh atau diupdate di Google Play Store,” terang Firman lewat pesan yang dikirim kepada SERUJI, Sabtu (4/11) malam.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diakuisisi atau Mengakuisisi: Satu Demi Satu Jatuh ke Tangan Asing

Suatu saat Anda didatangi oleh manajer pengembangan usaha Unilever menawari Anda untuk membeli 100% saham perusahaan Anda dengan harga 25 tahun laba alias Rp250 miliar. Anda dipersilakan pensiun dengan menikmati laba 25 tahun kedepan dalam bentuk uang tunai. Anda tertarik tidak? Ngiler tidak?

Jokowi, Propaganda Rusia dan Rand Corporation

Penggunaan istilah Propaganda Rusia ini menjadi masalah besar sebab dalam kapasitas apa Jokowi menyatakan hal tersebut? Apakah sebagai Presiden Republik Indonesia atau sebatas calon presiden (Capres)?

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Kemcer Di Curug Cipeteuy