Untuk Memudahkan Layanan Keimigrasian, KJRI Sydney Terapkan Sistem Jemput Bola

0
66
Gedung KJRI Sydney, Australia.

JAKARTA – Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Sydney, Australia melakukan uji coba pelayanan kekonsuleran dan keimigrasian secara jemput bola di Newcastle dan sekitarnya pada Ahad (16/7) bagi warga negara Indonesia.

Keterangan dari KJRI Sidney yang diterima di Jakarta, Senin, menyampaikan pada awal Juni 2017, seluruh Perwakilan RI di Australia telah menerapkan Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM) dalam melayani pengurusan paspor dan visa.

SIMKIM mengharuskan warga yang ingin membuat paspor untuk datang langsung ke KJRI di Sydney. Bagi sebagian warga yang tinggal jauh dari Kota Sydney ketentuan tersebut tidak mudah karena mereka harus melakukan perjalanan yang cukup jauh.

Karenanya program pelayanan jemput bola tersebut dan penerapan alat SIMKIM mobile telah memudahkan warga Indonesia dalam melakukan pembuatan paspor dan visa serta urusan keimigrasian lainnya.

Pelayanan SIMKIM dan kekonsuleran jemput bola yang dilakukan oleh KJRI ini dirasakan sangat bermanfaat dan memudahkan masyarakat, karena mereka tidak perlu datang ke Sydney.

Dalam kegiatan tersebut KJRI Sydney yang wilayah kerjanya mencakup tiga negara bagian yakni New South Wales, Queensland, dan Australia Selatan melibatkan Masyarakat Indonesia Australia wilayah Newcastle dan Hunter Region.

Pelayanan tersebut telah berjalan dengan baik, dan penerapan SIMKIM mobile juga terbukti dapat melayani kebutuhan WNI yang berdomisili jauh dari Kota Sydney, dan tinggal di negara bagian Queensland dan Australia Selatan.

Keterangan yang dikutip dari laman resmi Direktorat Jenderal Keimigrasian, Kementerian Hukum dan HAM, melalui SIMKIM pelaksanaan fungsi keimigrasian diharapkan menjadi lebih efektif, efisien, dan profesional karena sistem ini mengintegrasikan seluruh fungsi keimigrasian baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Dalam waktu dekat masyarakat dapat menikmati kemudahan pelayanan berupa percepatan pengurusan paspor.

Jika sebelumnya pengurusan paspor dilakukan dalam waktu empat hari setelah pengambilan foto dan wawancara, maka proses tersebut dapat dilakukan hanya dalam waktu satu hari. (Hrn)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

gunung agung

BNPB: Jangan Sebarkan Hoax Letusan Gunung Agung

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kepala Pusdatin dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho meminta masyarakat agar tidak menyebarkan berita palsu atau hoax...

Rekonstruksi Kasus Perkelahian ala “Gladiator” Hadirkan Empat Tersangka Anak

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Satreskrim Polresta Bogor Kota, Polda Jawa Barat, melakukan rekonstruksi kasus perkelahian pelajar ala "gladiator" dengan menghadirkan empat dari lima tersangka anak...
Jendral Gatot dan Purnawirawan

Kapuspen TNI: Pernyataan Panglima Bukan Konsumsi Publik

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Wuryanto, menegaskan, pernyataan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo soal adanya institusi yang memesan...
pcc

IAI Bantah Penahanan Apoteker Terkait PCC

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI) membantah bahwa penahanan apoteker di Kendari, Sulawesi Tenggara, terkait dengan kasus peredaran penyalahgunaan tablet...
Jazuli Juwaini

Politisi PKS: Ulama dan Umat Islam Adalah Penjaga Pancasila dan NKRI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI Jazuli Juwaini mengatakan bahwa ulama dan umat Islam selama ini telah berperan penting...

Risma Target 700 Tanah Pemkot Tersertifikasi Tahun Ini

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menarget sertifikasi 700 tanah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tahun 2017. Dari jumlah itu, 230 sertifikat...