Istri Mantan Orang Kuat Malaysia Tiba di KPK untuk Jalani Pemeriksaan

PUTRAJAYA, SERUJI.CO.ID –  Istri mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, Datin Rosmah Mansor, tiba di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Malaysia, Selasa (5/6), untuk diperiksa terkait skandal SRC International Sdn Bhd perusahaan yang berhubungan dengan 1MDB.

Rosmah tiba di KPK atau Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM) Putrajaya pada pukul 10.45 dengan mengenakan baju biru muda dan kerudung penutup kepala warna merah.

Sebelumnya Jumat (1/6) SPRM telah menyerahkan surat kepada Rosmah Mansor untuk membantu penyelidikan terkait kasus SRC International Sdn Bhd.

Surat tersebut diserahkan oleh pegawai SPRM yang mengunjungi kediaman Najib Razak di Jalan Langgak Duta, Taman Duta pada jam 16.00 petang.

Petugas kemudian membawa tas yang tidak diketahui isinya kira-kira jam 17.30 petang.

SRC International ialah anak perusahaan 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang berada dibawah Kementerian Keuangan pada 2012.

Sebelumnya Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM) menegaskan jumlah uang dari 35 diantara 72 tas yang dirampas dari kondominium Pavilion Residences di Jalan Raja Chulan Kuala Lumpur terkait Najib Razak sebanyak RM 114 juta.

Direktur Jabatan Siasatan Jenayah Komersil Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM), Amar Singh mengatakan pihaknya telah bekerja sama dengan pihak bank untuk menilai dan di dalam tas tersebut terdapat 26 jenis mata uang dengan jumlah yang berbeda.

Polisi masih menunggu ahli untuk menilai 37 tas lainnya yang berisi perhiasan dan barang-barang berharga lainnya yang dirampas pada Jumat, (18/5/2018) tersebut. (Ant/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bersama Prabowo-Sandi Wujudkan Pengelolaan Hutan Berbasis Keseimbangan Alam

Hutan hujan merupakan kunci dari perubahan iklim di dunia. Luas hutan hujan hanya 2% dari total luas daratan yang terbentang di Kongo, Indonesia dan Amazon. Kondisi ketiga wilayah hutan hujan tersebut saat ini cukup parah, sehingga diduga sebagai penyebab terjadinya perubahan iklim dan meningkatnya jumlah bencana berkali lipat.

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER