Atasi Kebakaran Hebat di California, AS Habiskan Dana 110 Juta Dolar

1
218
Thomas Fire
Kebakaran hebat yg melanda California, dinamakan "Thomas Fire", api berkobar sejak 4/12/2017. Hingga 12 hari ke depan belum bisa dipadamkan. (Foto: CNN)

LOS ANGELES, SERUJI.CO.ID –  Sebanyak 110,2 juta dolar dolar AS telah dikeluarkan untuk memerangi “Thomas Fire”, yang telah berkobar selama 12 hari berturut-turut. Demikian disampaikan Departemen Perlindungan Kebakaran California dan Kehutanan (Cal Fire) pada Sabtu malam (16/12)

Mark Brown, Kepala Satu Seksi Operasi di Cal Fire, mengatakan kepada wartawan dalam satu taklimat bahwa kebakaran hutan terbesar ketiga sejak 1932, ketika negara bagian barat-daya AS mencatat, telah melahap 267.500 acre lahan, dan sejauh ini 40 persen kebakaran telah dikendalikan.

Sebanyak 8.500 petugas pemadam dari sedikitnya selusin negara bagian memerangi kebakaran besar tersebut, dengan bantuan 32 helikopter dan lima pesawat, katanya. Biaya untuk memadamkan kebakaran itu melonjak dari 89 juta juta dolar AS yang diumumkan pada Jumat cuma dalam waktu 24 jam.

Kebakaran tersebut, yang dipicu angin kencang, menyebar dengan cepat ke arah Montecito, kota pantai dengan 20.000 warga yang terkenal karena tempat pelancongan mewahnya dan mansion selebritas, 160 kilometer di sebelah barat-laut Los Angeles.

Petugas pemadam dengan susah-payah “memerangi kebakaran sementara angin berhembus kencang”, kata Brown, yang menambahkan bahwa ratusan rumah diselamatkan dari jilatan api dalam operasi Sabtu.

“Thomas Fire”, yang mulai pada 4 Desember di Ventura County, begerak ke arah barat-laut ke Kabupaten Santa Barbara pekan lalu, dan menghancurkan sebanyak 1.000 bangunan serta menewaskan dua orang di sana termasuk seorang petugas pemadam.

Pada Sabtu, perintah pengungsian dicabut di Ventura County sementara diperbarui di Santa Barbara County, untuk masyarakat di sekitar Montecito. (Ant/SU02)

Langganan berita lewat Telegram
loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU