Siap Edar ke Kawasan Timur Indonesia, 29.000 Pil PCC Diamankan

0
52
Obat terlarang PCC beredar di Kendari. (Foto: Istimewa)

MAKASSAR – Balai Besar Pengawan Obat dan Makanan (BB POM) Makassar mengamankan 29.000 butir pil PCC yang merupakan obat ilegal.

“Bersama pihak kepolisian, BB POM mengamankan 29 bungkus yang masing-masing berisi 1.000 butir pil PCC ilegal,” kata Kepala BB POM H Muhammad Guntur di Makassar, Sabtu (16/9).

Menurut Guntur, pil PCC yang mengandung paracetamol, kafein dan zat berbahaya lainnya ini telah menjadi pemicu belasan korban di Kendari, Sulawesi Tenggara beberapa waktu lalu.

Menindaklanjuti kasus di Kendari tersebut yang diduga obat yang dikonsumsi korban dari Makassar, maka pihak BB POM bersama kepolisian setempat melakukan razia pada Perusahaan Besar Farmasi (PBF) yang berlokasi di Kecamatan Tallo, Makassar.

Dari hasil razia tersebut, lanjut Guntur, ditemukan 29.000 butir pil PCC ilegal yang rencananya siap dikirim ke sejumlah daerah di Kawasan Timur Indonesia (KTI) di antaranya Papua, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pihak BB POM dari oknum pemilik diketahui, pil ilegal tersebut berasal dari Pesar Pramuka, Jakarta. Sementara dari segi legalitas usaha PBF itu, diakui sudah daluarsa administrasinya.

“Dari kasus ini, telah melanggar Undang-Undang Kesehatan Nomor 1 tahun 1996 dan 1997 dengan ancaman kurungan 15 tahun,” kata Guntur.

Menurut Guntur, obat keras atau diistilahkan daftar G ini, sudah dilarang peredarannya, namun ternyata tetap akan didistribusikan ke konsumen. Kondisi ini tentu membahayakan konsumen bila diedarkan dan dapat menimbulkan kematian jika dikonsumsi.

Efek pengguna obat jenis penenang itu memberikan efek berhalusinasi hingga tidak sadarkan diri, bahkan dapat menimbulkan kematian seperti yang terjadi di Kendari, Sultra yang menimpa anak-anak dan siswa belasan tahun. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Korut Kembalikan 200 Jenazah Prajurit Amerika

DULUTH, SERUJI.CO.ID - Presiden Donald Trump, Rabu (20/6), mengatakan Korea Utara mengembalikan jenazah dari 200 prajurit AS, yang hilang dalam Perang Korea, meskipun tidak ada...

Tonton Piala Dunia Hingga Dini Hari, Ini Imbauan dari Menkes

JAKARTA, SERUJI.CO.ID -  Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengingatkan agar masyarakat bisa mengatur waktu tidur meskipun menyempatkan waktu menonton pertandingan Piala Dunia 2018 pada malam dan...
Suap

2 Politisi PDIP Tersangka Suap DPRD Malang Kembali Diperiksa KPK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil dua politisi PDIP dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap terkait pembahasan APBD-P Pemerintah Kota Malang Tahun...

Minimnya Rest Area di Tol Cipali Dikeluhkan Pemudik

KARAWANG, SERUJI.CO.ID - Sejumlah pemudik yang akan kembali ke Jakarta melalui Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) mengeluhkan kurangnya tempat peristirahatan (rest area) di sepanjang tol tersebut. Salah...
Herman Hery

Diduga Keroyok dan Aniaya Suami-Istri, Anggota DPR dari PDIP Dipolisikan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Anggota DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan Herman Hery dilaporan seorang warga atas nama Ronny Kosasih Yuliarto ke Polres Metro Jakarta Selatan atas...