Karunia Alloh Tak Terbatas

Siap Edar ke Kawasan Timur Indonesia, 29.000 Pil PCC Diamankan

0
16
Obat terlarang PCC beredar di Kendari. (Foto: Istimewa)

MAKASSAR – Balai Besar Pengawan Obat dan Makanan (BB POM) Makassar mengamankan 29.000 butir pil PCC yang merupakan obat ilegal.

“Bersama pihak kepolisian, BB POM mengamankan 29 bungkus yang masing-masing berisi 1.000 butir pil PCC ilegal,” kata Kepala BB POM H Muhammad Guntur di Makassar, Sabtu (16/9).

Menurut Guntur, pil PCC yang mengandung paracetamol, kafein dan zat berbahaya lainnya ini telah menjadi pemicu belasan korban di Kendari, Sulawesi Tenggara beberapa waktu lalu.

Menindaklanjuti kasus di Kendari tersebut yang diduga obat yang dikonsumsi korban dari Makassar, maka pihak BB POM bersama kepolisian setempat melakukan razia pada Perusahaan Besar Farmasi (PBF) yang berlokasi di Kecamatan Tallo, Makassar.

Dari hasil razia tersebut, lanjut Guntur, ditemukan 29.000 butir pil PCC ilegal yang rencananya siap dikirim ke sejumlah daerah di Kawasan Timur Indonesia (KTI) di antaranya Papua, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pihak BB POM dari oknum pemilik diketahui, pil ilegal tersebut berasal dari Pesar Pramuka, Jakarta. Sementara dari segi legalitas usaha PBF itu, diakui sudah daluarsa administrasinya.

“Dari kasus ini, telah melanggar Undang-Undang Kesehatan Nomor 1 tahun 1996 dan 1997 dengan ancaman kurungan 15 tahun,” kata Guntur.

Menurut Guntur, obat keras atau diistilahkan daftar G ini, sudah dilarang peredarannya, namun ternyata tetap akan didistribusikan ke konsumen. Kondisi ini tentu membahayakan konsumen bila diedarkan dan dapat menimbulkan kematian jika dikonsumsi.

Efek pengguna obat jenis penenang itu memberikan efek berhalusinasi hingga tidak sadarkan diri, bahkan dapat menimbulkan kematian seperti yang terjadi di Kendari, Sultra yang menimpa anak-anak dan siswa belasan tahun. (Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

trump, kim jong un

Trump Akan Tambah Sanksi untuk Tekan Korea Utara

NEW YORK - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan, Kamis (21/9), AS akan mengeluarkan lebih banyak sanksi terhadap Korea Utara. Sementara itu, sekutu-sekutu AS menginginkan...
rumah sakit

Bayi Yang Ditahan Rumah Sakit Karawang Meninggal Dunia

KARAWANG - Bayi laki-laki dari pasangan Ny Heni Sudiar dan Manaf yang sempat ditahan Rumah Sakit Intan Barokah, karena tidak mampu membayar tagihan biaya...

Zulkifli: Umat Islam Potensi Kekuatan Ekonomi Politik

MAGELANG - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan penduduk Indonesia mayoritas Islam merupakan potensi yang sangat besar untuk dikonversi menjadi kekuatan ekonomi dan politik...

Polisi Amankan Pemuda Mengamuk di Liponsos Surabaya

SURABAYA - Kepolisian Sektor (Polsek) Sukolilo Surabaya mengamankan seorang pemuda berusia 28 tahun yang mengamuk di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Sukolilo Surabaya. Kepala Unit Reserse...

Polisi Selidiki Senpi Yang Dititipkan ke Rumah Warga

PEKANBARU - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Riau, menyelidiki temuan senjata api (senpi) genggam semiotomatis jenis FN kaliber 9 milimeter yang ditipkan oleh orang tak...

Empat Tersangka Kasus Perkelahian ala ‘Gladiator’ Terancam 15 Tahun Penjara

BOGOR - Empat orang tersangka kasus "gladiator" yang menewaskan seorang siswa SMA Budi Mulya Kota Bogor, Jawa Barat telah ditangkap, keempatnya terancam hukuman 15...