Pasca OTT, KPK Geledah Ruang Kerja dan Rumah Dinas Eddy Rumpoko

MALANG – Pasca operasi tangkap tangan (OTT), Sebanyak lima personel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah ruang kerja dan rumah dinas Wali Kota Batu Eddy Rumpoko di Jalan Panglima Sudirman, Kota Batu, Jawa Timur, Senin (18/9).

Pada saat penggeledahan di ruang kerja Eddy Rumpoko di Balai Kota Among Tani, terlihat Asisten Administrasi Umum Setda Batu Chairul Sjariftartila Sjafii, Kabag Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Batu Andhang Budi Harsa, dan Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso berada di ruang kerja Eddy Rumpoko.

Usai mengeledah ruang kerja Eddy Rumpoko, tim KPK langsung menuju ruang Unit Layanan Pengadaan (ULP). Selanjutnya, tim KPK meluncur ke rumah dinas Wali Kota Batu di Jalan Panglima Sudirman. Petugas yang datang menggunakan dua minibus warna hitam langsung masuk ke dalam rumah dinas tersebut.

Tim antirasuah itu melakukan penggeledahan kemungkinan untuk menambah barang bukti atas kasus yang menjerat Wali Kota Batu Eddy Rumpoko. Pada saat melakukan penggeledahan, tim KPK dikawal ketat satu regu Satbrimob Polda Jatim dan Polres Kota Batu.

Selain menggeledah ruang kerja dan rumah dinas Eddy Rumpoko, tim KPK juga menggeledah Kantor PT Dailbana Prima di Jalan Brigjen Katamso Nomor 48-50, Kota Malang. Penggeledahan berlangsung sekitar 5 jam. Penggeledahan diduga kuat untuk mencari bukti tambahan dalam kasus yang membelit pemiliknya.

Awalnya, dua unit mobil datang terlebih dahulu ke kantor PT Dailbana milik Filipus Djap, tersangka kasus suap yang terkena OTT bersama Wali Kota Batu Eddy Rumpoko. Selanjutnya, ada satu unit mobil berpelat nomor Surabaya menyusul ke lokasi.

Tim KPK meninggalkan Kantor PT Dailbana Prima sekitar pukul 16.00 WIB, namun tidak ada keterangan apapun dari tim KPK. Hanya pengacara keluarga Filipus Djap, Joko Tri Cahyono, mengatakan bahwa kedatangan tim KPK sekadar pemeriksaan biasa.

“Saya berada di lokasi hanya mendampingi saja, sebab ini merupakan pemeriksaan biasa,” katanya.

Filipus Djap ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Ia diduga memberi suap kepada Wali Kota Batu Eddy Rumpoko dan Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan Pemkot Batu Edy Setiawan, masing-masing Rp 500 juta dan Rp 100 juta sebagai fee atas proyek belanja modal dan mesin pengadaan mebeler senilai Rp 5,26 miliar.

Wali Kota Batu Eddy Rumpoko bersama Filipus Djap dan Kepala ULP Pengadaan Pemkot Batu Edy Setiawan ditangkap dalam OTT di rumah dinas wali kota, Sabtu (16/9), yang selanjutnya langsung dibawa ke Polda Jatim untuk dimintai keterangan. Setelah beberapa jam dimintai keterangan di Polda Jatim, ketiganya langsung diterbangkan ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut di Kantor KPK. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER