Kejari Selong Selidiki Dugaan Penyimpangan Dana Bansos

MATARAM – Kejaksaan Negeri Selong, Kabupaten Lombok Utara, menyelidiki dugaan penyimpangan dana bantuan sosial (bansos) yang digelontorkan pemerintah pada tahun 2015 hingga 2016 di wilayah setempat.

Kasi Pidsus Kejari Selong Iwan Gustiawan saat dihubungi wartawan di Mataram, Senin (18/9), mengatakan bahwa dugaan penyimpangan yang sedang ditelusuri tim terkait dengan dana bansos yang disalurkan Dinas Peternakan NTB dan Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distan TPH) NTB di wilayah Lombok Timur.

“Jadi, kasus ini dilaporkan dalam satu laporan tetapi beda proyek, satu di dinas pertanian dan satunya lagi di dinas peternakan,” kata Iwan Gustiawan.

Namun, karena kasusnya dikatakan masih dalam tahap penyelidikan, Iwan enggan menjelaskan terkait dengan perkembangan penanganannya.

“Karena kasus ini masih dalam tahap penyelidikan, jadi kami belum bisa menyampaikan keterangan lebih banyak lagi,” jelasnya.

Meskipun dalam aturannya, penyelidikan tindak pidana korupsi tidak boleh diungkapkan. Namun, Iwan menegaskan bahwa kasusnya ditangani Kejari Selong berdasarkan adanya laporan masyarakat.

Terkait dengan rangkaian agenda penyelidikannya, Iwan enggan mengungkapkan. Dia memastikan bahwa pihaknya masih bergelut dalam permintaan keterangan dari pihak yang berkaitan dengan proyeknya.

“Yang jelas proses hukumnya terus berlanjut. Serangkaian penyelidikan dilakukan untuk mencari pembuktian,” kata Iwan. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Salah Besar Bila Disebut Konflik Agraria Tidak Ada 3 Tahun Terakhir, Berikut Datanya

Pendapat Guru Besar hukum terkait pernyataan capres nomor urut 01, Jokowi soal tidak adanya sengketa lahan dalam kurun 3 tahun ini di proyek infrastruktur.

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER