Datangi KPK, Rizal Ramli Laporkan Dugaan Skandal Korupsi Kebijakan Impor Pangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Mantan Menteri Koordinator Bidang Maritim Rizal Ramli pagi ini, Selasa (23/10) sekitar pukul 09.00 WIB, mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kedatangan Rizal yang didampingi sejumlah pengacara ini untuk melaporkan dugaan adanya korupsi dalam kebijakan impor pangan yang dilakukan pemerintah.

“Kami dengan tim Lawyer datang ke KPK untuk melaporkan adanya dugaan tindak pidana korupsi di dalam impor pangan,” kata Rizal kepada wartawan menjelang masuk ke Gedung KPK, Jakarta, Selasa (23/10).

Dikatakan Rizal, bahwa pihaknya membawa sejumlah data yang akan diberikan kepada KPK, untuk ditindaklanjuti.

“Memberikan bahan-bahan yang diperlukan untuk KPK mengambil tindakan lebih lanjut,” ujarnya.

Baca juga: Nilai Jokowi Tak Punya Keberanian Bersihkan Konflik Kepentingan, Bagini Alasan Rizal Ramli

Menurut Rizal, kebijakan impor sangat merugikan bagi masyarakat, sehingga KPK perlu turun tangan menyelidiki dugaan adanya korupsi dalam kebijakan tersebut.

“Impor pangan ini sangat merugikan bangsa kita terutama petani, konsumen dan ada dugaan tindak pidana korupsi. Oleh karena kami memberikan bahan-bahan untuk KPK melakukan tindakan lebih lanjut,” katanya.

Rizal juga megungkapkan bahwa dari temuan pihaknya, dugaan korupsi dalam kebijakan impor ini nilainya sangat besar. Bahkan berpuluh kali lipat jika dibandingkan dengan kasus korupsi impor daging sapi yang menjerat mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq.

“KPK sangat berpengalaman tahu persis permainannya dan seharusnya bisa buka kasus ini dalam waktu yang secepat-cepatnya,” pungkasnya. (ARif R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Anak Mudah Tersinggung dan Hilang Kontrol, Apa Yang Harus Dilakukan Ortu?

Anak saya pelajar, wanita, umur 15 tahun, sudah berjalan 2 bulan, berobat jalan di RJS Lawang, Malang. Tapi dia masih besar ketersinggungan, kesalah pahaman dalam menerima omongan dan perkataan orang lain.

Bisa Terima Capres Yang “Ikut” Perayaan Natal, Kenapa Keberatan Jika Hadiah Lomba dari Denny JA?

Karena sifat lomba ini yang sedemikian terbuka, tentu pihak-pihak yang mendukung wacana "NKRI Bersyariah" ini dapat juga menulis pemikirannya dan ikut serta dalam lomba ini. Apalagi jelas-jelas topik yang dilombakan ini adalah MENGUPAS esai yang ditulis Denny JA. Apakah mengupas dalam koteks setuju dengan tesis Denny JA, maupun tidak bersepakat dengannya.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Dokter Bedah Yang Ditahan Kejari Pekanbaru Ini, Gemar Ongkosi Pasien Kurang Mampu

Tak hanya memberi pengobatan gratis, ternyata selama ini drg Masrial juga banyak membantu pasien kurang mampu. Apa saja bentuk bantuan itu?

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Muru’ah

Akibat drg Masrial Ditahan Kejari, Operasi Gratis Bibir Sumbing 40 Pasien Ini Terancam Batal

Akibat penahanan drg. Masrial, pelaksanaan operasi gratis bibir sumbing di Bengkulu terancam batal.