Nilai Jokowi Tak Punya Keberanian Bersihkan Konflik Kepentingan, Bagini Alasan Rizal Ramli

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Mantan Menteri Koordinator Bidang Maritim Rizal Ramli, menilai banyak konflik kepentingan yang bermain di sekitar Presiden Jokowi, yang tampak dibiarkan oleh Presiden.

Dituturkan oleh Rizal Ramli yang juga pakar ekonomi ini, semasa ia menjabat Menko Maritim, puluhan trilliun uang negara bisa diselamatkan dengan jalan mengurangi potensi konflik kepentingan.

“Dulu Menko Rizal Ramli, dengan kepretennya, sebagai upaya konkrit revolusi mental, mengurangi potensi ‘konflik kepentingan’ para pejabat termasuk JK (wapres, red),” kata Rizal lewat akun twitternya @RamliRizal, Jumat (7/9) malam.

Baca juga: Terkait Impor Beras, Rizal Ramli: Pemerintah Jangan Jadi Raja Tega Pada Petani

Rizal menyebut, setelah ia tidak lagi berada dalam kabinet, konflik kepentingan tidak dapat dicegah oleh Presiden. “Hari ini Pres @jokowi membiarkan berbagai konflik kepentingan bermain disekitarnya,” katanya.

Menurut Rizal, bakal calon Presiden yang berpasangan dengan bakal calon Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin ini, sesungguhnya adalah sosok yang baik.

“Mas jokowi orang baik, keluarganya tidak neko-neko, ndak cawe-cawe bisnis negara,” ujarnya.

Namun, walau Jokowi dinilai orang yang baik, Rizal menganggap Jokowi tidak memiliki keberanian mencegah konflik kepentingan di sekitranya.

Baca juga: Rizal Ramli: Kebijakan Negara Pro Pengusaha Besar

“Tetapi mas Jokowi tidak mempunyai keberanian untuk membersihkan lingkungannya dari potensi ‘konflik kepentingan’,” lugas Rizal Ramli.

Karena itulah lanjut Rizal, pihaknya khawatir jika Jokowi kembali memenangkan Pilpres 2019 mendatang.

“Tanpa keberanian itu, kami khawatir, 2019-2024, hanya akan menjadi suatu ‘pesta besar’,”pungkasnya. (ARIf R/Hrn)

37 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Berdagang Kemiskinan

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing. Mulai dari urusan remeh temeh seperti semir sepatu dan jarum jahit sampai urusan canggih-canggih seperti pesawat terbang dan gadged.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Dokter Bedah Yang Ditahan Kejari Pekanbaru Ini, Gemar Ongkosi Pasien Kurang Mampu

Tak hanya memberi pengobatan gratis, ternyata selama ini drg Masrial juga banyak membantu pasien kurang mampu. Apa saja bentuk bantuan itu?

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Muru’ah

Akibat drg Masrial Ditahan Kejari, Operasi Gratis Bibir Sumbing 40 Pasien Ini Terancam Batal

Akibat penahanan drg. Masrial, pelaksanaan operasi gratis bibir sumbing di Bengkulu terancam batal.