close

Nasi Roomo, Kuliner Khas Gresik Yang Mengandung Nilai Sejarah Tinggi

Tak hanya lezat dan gurih. Nasi Roomo juga punya nilai sejarah yang menarik.

SERUJI.CO.ID – Tahukah anda? Selain Nasi Krawu, Gresik juga punya kuliner yang tak kalah unik dan lezat. Namanya Nasi Roomo. Namanya memang masih belum setenar Nasi Krawu, namun makanan ini sudah ada bahkan sejak jaman Wali-Wali masih mendiami tanah Jawa.

Makanan ini punya sejarah menarik. Konon dahulu ada seorang perempuan warga Desa Roomo yang hidup miskin. Ia pun mengadukan kesulitan hidupnya pada salah satu Wali. Kemudian ia pun disarankan sang wali untuk “menjual” desanya.

Dalam perjalanan pulang wanita tersebut kebingungan. Hingga pada akhirnya dia mendapat jawaban dari teka-teki yang diberikan oleh Sang Wali. Wanita tersebut berinisiatif membuat Sego Roomo yang menjadi makanan khas desa tempat dia tinggal.

 

Hal tersebut terus berkelanjutan sampai saat ini, Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, banyak terlihat pedagang Sego Roomo berjejeran.

Orang-orang lebih menyebutnya dengan Bubur Roomo. Ini karena tekstur nasinya yang lembut hampir menyerupai bubur. Disajikan di atas wadah yang sudah dilapisi daun pisang, nasi kemudian dituangi sayur dan kerupuk. Kemudian diguyut bubur berwarna kuning. Bubur kuning inilah yang disebut Roomo.

Tambahan koya yang ditaburi di atas Sego Roomo, membuat kuliner ini semakin gurih dan lezat. Kini, Sego Roomo tidak hanya ditemukan di Desa Roomo saja, melainkan juga di seluruh penjuru Gresik.

Konon katanya, Sego Roomo ini tidak bisa dijual oleh sembarang orang, lho. Hanya keturunan dan orang yang lahir dari desa Roomo saja yang bisa meracik, hingga menghasilkan citra rasa yang khas.

Mungkin ini karena resep rahasia yang didapatkan secara turun temurun, sehingga tidak semua orang bisa memasak Sego Roomo. (Nia)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERPOPULER

TERBARU

Penelitian: Tinggal Bersama Mertua, Wanita Tiga Kali Lebih Berisiko Kena Penyakit Jantung

Ternyata, berdasarkan penelitian tersebut, hidup dengan ibu mertua benar-benar dapat berakibat buruk bagi kesehatan wanita.

Tas Kulit Kayu Koja dan Kain Tenun Warga Baduy Disukai Turis Eropa

Tas rajutan tangan warga Baduy yang terbuat dari kulit kayu serta kain tenun asli warga Baduy Dalam ternyata disukai warga Eropa dan relatif mahal harganya.

Promosikan Pariwisata, Bus Wonderful Indonesia Beroperasi di Berlin Selama ITB 2019

Perkenalkan pariwisata Indonesia di ITB 2019, Kemenpar membranding bus-bus di Berlin dengan Wonderful Indonesia

Jalan Jalan ke Rangkasbitung, Jangan Lupa Museum Multatuli

RANGKASBITUNG, SERUJI.CO.ID - Sejuk nyaman dan aman. Begitulah suasana umum kota Rangkasbitung saat ini. Ibukota Kabupaten Lebak di Provinsi Banten ini letaknya tidak jauh...

Kasih Sayang Yang Menyembuhkan

Kasih sayang adalah sebuah kekuatan penyembuhan. Inilah diantaranya

Dukung Program Pariwisata, PT KAI Hidupkan 4 Jalur Kereta di Jawa Barat

4 jalur kereta api di Jabar kembali dihidupkan. Inilah jalur-jalurnya