Penggunaan Sunscreen Saat Mendung, Masih Efektifkah?

Cuaca mendung seringkali dianggap sepele bagi wanita. Penggunaan sunscreen pun mulai diabaikan. Padahal saat mendung, matahari masih bisa menembus dan merusak kulit.

SERUJI.CO.ID – Penggunaan sunscreen dibutuhkan untuk melindungi kulit wajah dari paparan sinar matahari yang menyengat. Namun hal tersebut dianggap tidak berlaku ketika musim hujan.

Banyak wanita berpendapat, matahari tidak akan muncul saat hujan yang didominasi kehadiran awan. Benarkah anggapan demikian?

Nyatanya 80% sinar UV dari matahari masih dapat menembus langit yang mendung dan tertutup awan. Jadi jangan sepelekan mendung.

 

Baca juga: Tips Ampuh Mengatasi Kulit Terbakar Akibat Paparan Sinar Matahari

Selain itu, kamu yang biasa kerja di kantor dan yakin tidak akan terpapar sinar matahari juga perlu waspada. Sinar UV juga dapat menembus kaca. Jadi jika posisi duduk di kantor dekat kaca, ada baiknya tetap menggunakan sunscreen.

Oleh karena itu, apapun aktivitasmu, baik di dalam maupun di luar ruangan, saat mendung atau panas terik, usahakan tetap menggunakan sunscreen agar kulit mu tidak cepat kering dan keriput. (Nia)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERPOPULER

TERBARU

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

5 Gili Paling Indah di Lombok Selain Gili Trawangan

Lombok enggak melulu soal Gili Trawangan karena ada gili-gili lainnya yang enggak kalah menarik untuk dikunjungi.

Suka Gunakan Panggilan Mesra ke Teman Kerja? Waspada, Bisa Jadi Awal Perselingkuhan

Awalnya hanya memanggil 'cin', 'beb', 'say,.... lama-lama terjadi perselingkuhan kering seperti curhat. Akhirnya......

Mao Tse-Tung Dikubur oleh Generasi Ali Baba (Berakhirnya Komunisme di Cina?)

Data di tahun 2019 memberikan petunjuk. Komunisme Cina sebagaimana yang dulu kita kenal segera berakhir. Berangsur Cina beralih menjadi negara kapitalisme dengan karakteristik yang berbeda. Ialah kapitalisme negara. Atau Kapitalisme minus demokrasi.

Pedagang Buku Itu Menjadi Manusia Terkaya dalam Sejarah Modern

Data di tahun 2018 menunjuk itu. Dari 807 milyar dollar penjualan buku di AS, sebanyak 42 persen membeli dari Amazon. Ribuan toko buku lain, online dan offline kebagian hanya 58 persen. Bahkan untuk pembelian e-book, dari 560 milyar dollar, 89 persen berasal dari Amazon.

Resmi Bercerai, Janda Pendiri Amazon Jadi Triliuner dengan Gono-Gini Senilai Rp540 Triliun

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - MacKenzie Besoz masuk dalam jajaran orang super kaya di dunia dengan kekayaan triliunan rupiah, setelah perceraiannya dengan pendiri Amazon, Jeff Besoz...