Menghadapi Anak yang Sudah Doyan Bermain Make Up

Bukan hal aneh jika anak tertarik dengan apa yang dikerjakan orang tua. Perlu kebijakan orang tua untuk membimbing dan mengarahkan mereka.

SERUJI.CO.ID – Bunda terkadang tingkah polah anak perempuan sering kali membuat geleng-geleng kepala, ya? Apalagi jika sudah berurusan dengan make up. Tak jarang anak perempuan yang penasaran dengan aktivitas berias, sering kali “ikut campur” untuk urusan kecantikan kali ini.

Hal yang wajar jika orang tua khawatir akan kebiasaan ini. Terlebih kulit anak masih terlalu sensitif untuk bisa menerima sentuhan dari produk make up. Bunda tak perlu khawatir, karena anak-anak biasanya meniru kebiasaan bunda berdandan.

Komunikasikan dengan anak bahwa kegiatan ini hanya boleh dilakukan untuk orang dewasa. Beritahu juga berdandan hanya dilakukan saat bekerja atau menghadiri acara kantor. Bukan untuk dipakai setiap hari di rumah.

 

Beri juga pengertian pada anak jika mereka sudah mulai mencoba memakai lipstik atau memoles bedak, untuk segera menghapus make up. Ini karena bahan make up diformulasikan khusus untuk orang dewasa, sehingga tidak aman digunakan anak-anak dalam jangka waktu yang lama.

Lalu, bagaimana jika anak laki-laki yang penasaran dengan make up?

Arahkan bahwa kegiatan berhias diri ini hanya boleh dilakukan oleh anak perempuan. Dalam kasus ini, peran ayah juga penting terlibat. Segera ajarkan maskulinitas pada anak dan ajak anak untuk bermain dan berhubungan dunia laki-laki, seperti mencuci motor atau mobil. (Nia)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERPOPULER

TERBARU

Suka Gunakan Panggilan Mesra ke Teman Kerja? Waspada, Bisa Jadi Awal Perselingkuhan

Awalnya hanya memanggil 'cin', 'beb', 'say,.... lama-lama terjadi perselingkuhan kering seperti curhat. Akhirnya......

Mao Tse-Tung Dikubur oleh Generasi Ali Baba (Berakhirnya Komunisme di Cina?)

Data di tahun 2019 memberikan petunjuk. Komunisme Cina sebagaimana yang dulu kita kenal segera berakhir. Berangsur Cina beralih menjadi negara kapitalisme dengan karakteristik yang berbeda. Ialah kapitalisme negara. Atau Kapitalisme minus demokrasi.

Pedagang Buku Itu Menjadi Manusia Terkaya dalam Sejarah Modern

Data di tahun 2018 menunjuk itu. Dari 807 milyar dollar penjualan buku di AS, sebanyak 42 persen membeli dari Amazon. Ribuan toko buku lain, online dan offline kebagian hanya 58 persen. Bahkan untuk pembelian e-book, dari 560 milyar dollar, 89 persen berasal dari Amazon.

Resmi Bercerai, Janda Pendiri Amazon Jadi Triliuner dengan Gono-Gini Senilai Rp540 Triliun

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - MacKenzie Besoz masuk dalam jajaran orang super kaya di dunia dengan kekayaan triliunan rupiah, setelah perceraiannya dengan pendiri Amazon, Jeff Besoz...

Whatsapp Hentikan Dukungan Pada Beberapa OS, Simak Apakah Termasuk Milik Anda

WhatsApp mengumumkan akan menghentikan dukungan mereka untuk beberapa sistem operasi lama mulai Februari 2020, sehingga sejumlah fitur secara bertahap tidak bisa diakses lagi.

Samuel Wattimena: Kain Tenun Khas Bima Disukai Turis Mancanegara

Desainer yang pernah bersama wartawan SERUJI dipercaya jadi juri Festival Film Usmar Ismail di Jakarta ini menuturkan bahwa Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta ia terus mempromosikan tenun Bima.