Perubahan mood dapat terjadi sewaktu-waktu dengan berbagai macam penyebab. Suasana hati yang buruk seringkali menjadi pengganggu dalam aktivitas sehari-hari. Bahkan, orang-orang di sekitar kita pun terkejut dengan perubahan mood yang kita alami. Secara normal, moody adalah gejala yang normal, terlebih pada usia remaja dimana masih mengalami pembentukan karakter psikologis.

Pakar Psikologi, Nailul Fauzian SPsi MPsi mengatakan bahwa perubahan mood seseorang sangat berkaitan dengan fungsi indera. Untuk mengatasi mood yang sering berubah-ubah ini, maka dapat melakukan beberapa langkah untuk merangsang alat-alat panca indera. Hal tersebut bertujuan untuk menciptakan mood positif dan menjaga suasana hati tetap seimbang seperti yang dibutuhkan.

Pergerakan atau perubahan perasaan serta suasana hati ini pada beberapa kasus biasanya memang dikaitkan dengan gejala hormonal berupa kemarahan dalam sementara waktu. “Oleh karena itu, sebaiknya kenali waktu-waktu yang tepat saat mengajak mengobrol teman yang sedang mengalami perubahan mood,” kata Nailul.

Namun, yang harus diwaspadai adalah jika seseorang telah mengalami bipolar disorder. Gejala bipolar disorder biasanya baru muncul ketika seseorang telah memasuki fase dewasa muda yaitu antara usia 15-24 tahun. Gangguan ini dapat dipicu oleh banyak hal yang terjadi dalam hidup sehingga menyebabkan mood berubah-ubah.

Lebih lanjut, Nailul menuturkan bahwa dalam beberapa kasus, seseorang yang mengalami gangguan bipolar, perubahan mood yang terjadi bisa secara sistematis maupun tiba-tiba. Terkadang terjadi secara perlahan, namun seseorang ada yang mengalaminya hingga tingkat yang ekstrem. Pada tipe klasik, perubahan mood yang terjadi tak berlangsung sering, hanya sekitar 1 atau 2 periode mood dalam setahun. Sedangkan pada tipe rapid-cycling bipolar disorder, perubahan mood yang terjadi bisa berlangsung lebih dari 4 kali setahun.

“Inilah yang menyebabkan orang sulit memahami, mengapa teman ataupun orang terdekatnya tiba-tiba berubah sangat depresi. Padahal, sebelumnya ia adalah pribadi yang sangat ceria dan menyenangkan,” imbuhnya.

Nailul mengatakan, Anda juga dapat berperan dalam membantu mengembalikan mood teman Anda yang sedang berubah. Cobalah untuk menjalin komunikasi baik melalui email, chatting, atau apapun yang dapat membuat Anda nyaman. Kemudian, mulailah dengan membangun ikatan emosi agar suasana hati lebih positif. Dengan begitu Anda telah berusaha untuk membuat teman Anda yang sedang bad mood menjadi lebih ramah

“Dengan menjalin komunikasi, maka dapat menambah kehangatan persahabatan dan akan merasa lebih bahagia,” kata Nailul.

Berkumpul bersama orang-orang yang humoris juga bisa membangkitkan kembali mood yang hilang. Ajaklah teman Anda yang bad mood untuk mencoba sesuatu yang baru yang selama ini belum pernah dilakukannya sehingga memancing rasa ingin tahunya. Namun, beberapa hal penting yang tidak boleh dilupakan untuk membangun mood adalah harus memilki dasar seperti melakukan modifikasi gaya hidup, mulai dari pola makan, waktu tidur, hingga kebiasaan olahraga.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama