close

Burçin Mutlu-Pakdil, Ilmuwan Berhijab Asal Turki Penemu Galaksi Baru

Meski bukan dari keluarga dengan latar belakang pendidikan tinggi, nyatanya Burcin mampu membuktikan piawainya di dunia Internasional. Bahkan temuannya pun kini menggemparkan dunia.

SERUJI.CO.ID – Burçin Mutlu-Pakdil. Seorang perempuan muslim berhijab asal Turki, yang berhasil menemukan galaksi tipe langka yang belum pernah terdeteksi, yaitu PGC 1000714.

Dilansir dari tirto.id, Galaksi PGC 1000714 sudah diprediksi berusia lebih dari 5,5 miliar tahun. Penampakan benda angkasa tersebut berwara merah, dengan cincin biru pucat yang mengelililingi.

Galaksi ini berjarak 359 juta tahun cahaya dari bumi. Semula, Burcin dan tim memprediksi galaksi ini termasuk dalam tipe Hoag atau hoag’s object, penamaannya ditakik dari Arthur Allen Hoag yang menemukan tahun 1950.

Hoag’s object adalah contoh pertama jenis galaksi yang dikelilingi cincin melingkar dari sekumpulan bintang tua berwarna biru.  Galaksi jenis tersebut sangatlah langka, jumlahnya hanya 0,1 persen dari semua galaksi yang pernah diamati.

Namun ketika Burcin dan tim mempelajari lebih lanjut mengenai galaksi PGC 1000714, terungkap fakta baru bahwa cincin di bagian dalam berusia lebih tua. Oleh karena itu, bisa diasumsikan bahwa galaksi tersebut telah terbentuk terlebih dahulu dan berbeda dengan galaksi-galaksi lain yang telah dia ketahui.

1
Suka Astronomi Sejak Kecil

Burcin Mutlu Pakdil mengaku sudah jatuh hati dengan dunia astronomi sejak kecil. Burcin kecil selalu merasa senang melihat bintang-bintang di langit. Dari situlah, tekadnya menjadi astronom saat dewasa semakin kuat.

Ia tidak terlahir dari keluarga kaya. Burcin kecil menghabiskan masa bermain kanak-kanaknya di sebuah desa kecil, di Turki. Kakeknya adalah seorang petani yang buta aksara. Ayahnya juga harus berhenti sekolah karena masalah ekonomi. Pendidikan bukanlah hal penting di desanya, melainkan bekerja agar dapat menghasilkan uang.

Kecintaannya pada alam semesta, membuat nama Burcin tergabung dalam Postdoctoral Research Associate di Steward Observatory Universitas Arizona. Sebelumnya, ia menyelesaikan Ph.D di Minnesota Institute untuk konsentrasi Astrophysics.

Galaksi yang ditemukan Burcin, termasuk kategori galaksi yang berbeda kareka karakteristiknya yang unik. Bahkan ia menyebut jika galaksi ini adalah jenis baru. Tak heran, galaksi tersebut kini lebih dikenal dengan sebutan Galaksi Burcin. (Nia)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERPOPULER

TERBARU

Samuel Wattimena: Kain Tenun Khas Bima Disukai Turis Mancanegara

Desainer yang pernah bersama wartawan SERUJI dipercaya jadi juri Festival Film Usmar Ismail di Jakarta ini menuturkan bahwa Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta ia terus mempromosikan tenun Bima.

Semarakan HUT Kota Kendari di Bulan Mei, Nissa Sabyan Akan Hibur Para Penggemar

Dihubungi SERUJI pertelepon, Rabu (10/4) pagi, gadis kelahiran Lumajang, Jatim, 19 tahun silam ini mengaku banyak sohib di Sulawesi Tenggara, khususnya di kawasan Kota Kendari.

Dari 2015 Terus Naik Peringkat, Indonesia Ditetapkan Sebagai Destinasi Wisata Halal Terbaik Dunia 2019

Indonesia tercatat mengalami peningkatan secara berjenjang dari ranking 6 di tahun 2015, ranking 4 di tahun 2016, ranking 3 di tahun 2017, ranking 2 di ranking 2018, akhirnya Indonesia menduduki peringkat 1 GMTI di tahun 2019.

DC Segera Buat Sekuel ‘Shazam!’

'Shazam!' cukup mendapat pujian karena ceritanya yang ringan dan menyentuh hati penonton yang lebih muda.

Dua Ekor Gajah TSI Cisarua Hibur Pengunjung ‘Bogor Fest 2019’

TSI menurunkan gajah untuk pengalungan bunga kepada bupati dan duta besar

Pemakaian Tabir Surya Melindungi Wajah Dari Paparan Sinar Matahari

Saat memakai tabir surya dan pelembab, area sekitar mata sering terlupakan, terutama dekat hidung