Untuk Pesta Pilih Batik dengan Warna-warna Alam

1
122
Foto. istimewa

Kini, batik semakin modern dan beragam. Jika dulu batik hanya identik dikenakan oleh keluarga kerajaan, maka sekarang juga bisa dikenakan kapan saja, baik saat formal, pesta maupun untuk acara santai. Memilih batik juga tak boleh sembarangan, motif, warna hingga bahan juga harus disesuaikan. Untuk itulah, fashion designer Dwi Adi Kusuma berbagi kiat khusus bagi anda yang ingin menggunakan batik sebagai outfit dominan.

“Sebenarnya, motif bisa apa saja. Tapi, untuk kesan formal atau pesta, sebaiknya memakai motif tidak terlalu ramai,” ujar Dwi mengawali wawancara.

Dwi Adi Kusuma juga menyarankan, untuk moment pesta, sebaiknya memilih batik dengan warna-warna yang cenderung gelap. “Warna-warna alam akan member kesan elegan dan mewah,” katanya.

Sebaliknya, untuk kesan casual, bisa bebas memakai warna apa saja. “Warna cerah lebih menarik agar terkesan lebih chic,” tambahnya.

Sedangkan untuk pemilihan batik, Dwi menyarankan agar memilih yang berjenis batik tulis atau minimal batik cap. “Batik kan warisan budaya. Jadi, perlu kita lestarikan. Kalau kita pakai batik tulis itu sama saja dengan mengangkat UKM dan para pengrajin batik,” jelas Dwi. Selain itu, batik tulis juga lebih berkualitas daripada yang print dan banyak beredar saat ini.

Selain batik tulis, pemilihan bahan atau kain juga sangat penting untuk diperhatikan. “Untuk casual sebaiknya pakai bahan katun karena mudah menyerap keringat. Tapi, untuk pesta, lebih baik memilih yang bahan sifon atau sutra karena bahanya lentur dan bagus untuk busana muslim,” pungkasnya.

Komentar

Bendera PBB

Dewan Keamanan PBB Sahkan Resolusi Gencatan Senjata di Suriah

NEW YORK, SERUJI.CO.ID - Dewan Keamanan PBB pada Sabtu (23/2) akhirnya mengesahkan sebuah resolusi, yang mendesak agar gencatan senjata diterapkan selama setidaknya 30 hari...
garam

Tingkatkan Kualitas, Pemkab Kembangkan 75 Hektar Lahan Garam Terintegerasi

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, mengembangkan 75 hektar lahan garam terintegrasi di dua kecamatan yaitu Labakkang dan Bungoro. "Tahun ini kami...

Legislator: Generasi Muda Lebih Suka Baca Status Daripada Buku

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Mujib Rohmat prihatin dengan generasi muda yang lebih senang membaca status di media...
akun ustadz Somad disuspend

Akun Ustadz Somad Raib, Ini Protes Kang Emil ke Instagram

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Jagad dunia maya dihebohkan dengan tiba-tiba lenyapnya akun instagram ulama terkemuka, ustadz Abdul Somad sejak hari ini, Ahad (25/2). Akun ustadz...

Drainase Buruk Sebabkan Jalan Protokol di Cianjur Banjir

CIANJUR, SERUJI.CO.ID - Sejumlah pengguna jalan menduga buruknya pembangunan drainase di sepanjang jalan protokol di Cianjur, Jawa Barat, sebagai penyebab banjir terutama ketika hujan...
loading...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...
IMG_20180224_110625_530

Mencari Logika di Balik Kasus Tuduhan ke Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab (RHS) juga ditetapkan sebagai tersangka, setelah sebelumnya FH dijerat pasal pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. RHS bahkan...