Untuk Pesta Pilih Batik dengan Warna-warna Alam

1
103
Foto. istimewa

Kini, batik semakin modern dan beragam. Jika dulu batik hanya identik dikenakan oleh keluarga kerajaan, maka sekarang juga bisa dikenakan kapan saja, baik saat formal, pesta maupun untuk acara santai. Memilih batik juga tak boleh sembarangan, motif, warna hingga bahan juga harus disesuaikan. Untuk itulah, fashion designer Dwi Adi Kusuma berbagi kiat khusus bagi anda yang ingin menggunakan batik sebagai outfit dominan.

“Sebenarnya, motif bisa apa saja. Tapi, untuk kesan formal atau pesta, sebaiknya memakai motif tidak terlalu ramai,” ujar Dwi mengawali wawancara.

Dwi Adi Kusuma juga menyarankan, untuk moment pesta, sebaiknya memilih batik dengan warna-warna yang cenderung gelap. “Warna-warna alam akan member kesan elegan dan mewah,” katanya.

Sebaliknya, untuk kesan casual, bisa bebas memakai warna apa saja. “Warna cerah lebih menarik agar terkesan lebih chic,” tambahnya.

Sedangkan untuk pemilihan batik, Dwi menyarankan agar memilih yang berjenis batik tulis atau minimal batik cap. “Batik kan warisan budaya. Jadi, perlu kita lestarikan. Kalau kita pakai batik tulis itu sama saja dengan mengangkat UKM dan para pengrajin batik,” jelas Dwi. Selain itu, batik tulis juga lebih berkualitas daripada yang print dan banyak beredar saat ini.

Selain batik tulis, pemilihan bahan atau kain juga sangat penting untuk diperhatikan. “Untuk casual sebaiknya pakai bahan katun karena mudah menyerap keringat. Tapi, untuk pesta, lebih baik memilih yang bahan sifon atau sutra karena bahanya lentur dan bagus untuk busana muslim,” pungkasnya.

BAGIKAN
loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Jokowi

Presiden Bertolak ke Turki Hadiri KTT OKI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi didampingi Ibu Iriana Jokowi bertolak ke Istanbul, Turki, untuk menghadiri KTT Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk membahas...
difteri yaman

32 Orang Tewas Diduga Terserang Difteri di Yaman

SANA'A, SERUJI.CO.ID - Kementerian Kesehatan yang dikuasai gerilyawan Syiah Yaman Al-Houthi pada Senin (11/12) mengatakan 32 orang telah meninggal akibat penyakit yang diduga adalah...

Yogyakarta Terima Penghargaan Kota Cerdas Indonesia 2017

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID - Walikota Yogyakarta, Drs Haryadi Suyuti menerima penghargaan atas capaian prestasi yang diraih Kota Yogyakarta dalam Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) 2017...

KANAL WARGA TERBARU

Point Blur_Dec122017_090245

Empat Tahun Bocah Ini Berjuang Dengan Penyakitnya

Kotawaringin Barat - Diky Supratman (16) anak dari pasangan Mustofa dan Marni jl. Ahamd Yani gg. Baning RT 29 Kelurahan Baru Arut Selatan Kotawaringin...
perbedaan-fasilitas-bpjs-kesehatan-kelas-1-2-3

NIK Bermasalah di Sistem BPJS, Bagaimana Mengatasinya?

Nomor KTP atau resminya Nomor Induk Kependudukan (NIK) atas nama seorang pasien bernama Suratini ditemukan bermasalah oleh petugas pendaftaran RS UGM, Ahad (10/12) siang....
KH. Luthfi Bashori

Perintah Bernahi Munkar

Membiarkan kemunkaran terjad di depan mata, adalah perbuatan tercela. Muslim yang baik adalah muslim yang peduli terhadap kemashlahatan lingkunganya, sekira jika terjadi kemaksiatan di...