Untuk Pesta Pilih Batik dengan Warna-warna Alam

Kini, batik semakin modern dan beragam. Jika dulu batik hanya identik dikenakan oleh keluarga kerajaan, maka sekarang juga bisa dikenakan kapan saja, baik saat formal, pesta maupun untuk acara santai. Memilih batik juga tak boleh sembarangan, motif, warna hingga bahan juga harus disesuaikan. Untuk itulah, fashion designer Dwi Adi Kusuma berbagi kiat khusus bagi anda yang ingin menggunakan batik sebagai outfit dominan.

“Sebenarnya, motif bisa apa saja. Tapi, untuk kesan formal atau pesta, sebaiknya memakai motif tidak terlalu ramai,” ujar Dwi mengawali wawancara.

Dwi Adi Kusuma juga menyarankan, untuk moment pesta, sebaiknya memilih batik dengan warna-warna yang cenderung gelap. “Warna-warna alam akan member kesan elegan dan mewah,” katanya.

Sebaliknya, untuk kesan casual, bisa bebas memakai warna apa saja. “Warna cerah lebih menarik agar terkesan lebih chic,” tambahnya.

Sedangkan untuk pemilihan batik, Dwi menyarankan agar memilih yang berjenis batik tulis atau minimal batik cap. “Batik kan warisan budaya. Jadi, perlu kita lestarikan. Kalau kita pakai batik tulis itu sama saja dengan mengangkat UKM dan para pengrajin batik,” jelas Dwi. Selain itu, batik tulis juga lebih berkualitas daripada yang print dan banyak beredar saat ini.

Selain batik tulis, pemilihan bahan atau kain juga sangat penting untuk diperhatikan. “Untuk casual sebaiknya pakai bahan katun karena mudah menyerap keringat. Tapi, untuk pesta, lebih baik memilih yang bahan sifon atau sutra karena bahanya lentur dan bagus untuk busana muslim,” pungkasnya.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengarahkan Gerakan NKRI Bersyariah

Walau begitu, sekali lagi percayalah bahwa perjuangan Islam politik untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam tak akan pernah mati. Ia akan terus bermetamorfosa dan tersimpan rapi dalam memori kolektif kelompok Islam politik.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER