close

Resiko Makan Terlalu Malam Bagi Kesehatan Jantung

Tubuh mempunyai jam tubuh yang berkaitan dengan kinerja organ dalam.

SERUJI.CO.ID – Makan terlalu malam bisa menimbulkan resiko kesehatan. Pada dasarnya tubuh manusia bekerja berdasarkan ritme sirkadian, atau biasa dikenal dengan jam biologis tubuh.

Ritme ini mengatur kapan tubuh harus bangun, mengirim signal makan dan kapan harus tidur. Misalnya saja, ketika waktu menunjukkan pukul 12.00 siang, maka otak akan mengirimkan signal lapar. Ketika anda menunda, maka jam utama yang telah diatur oleh otak akan terganggu.

Begitu pula dengan jam makan malam. Apabila otak sudah mengirim signal lapar jam 6 sore, namun anda baru mulai makan pada pukul 9 malam, akibatnya mengganggu jam utama pada otak.

 

Baca juga: Menu Makan Malam Ini Tidak Membuat Diet Berantakan

Sedangkan jam 9 malam, mestinya tubuh sudah beristirahat namun organ masih dipaksa mencerna makan. Inilah yang membuat metabolisme tubuh terganggu, dan meningkatkan kadar lemak dalam tubuh.

Bertambahnya jumlah lemak dalam tubuh, membuat timbunan lemak menyumbat aliran darah. Akibatnya, memunculkan penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi hingga penyakit jantung.

Inilah penjelasan mengapa makan di saat jam istirahat tidak baik untuk kesehatan. (Nia)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERPOPULER

TERBARU

Whatsapp Hentikan Dukungan Pada Beberapa OS, Simak Apakah Termasuk Milik Anda

WhatsApp mengumumkan akan menghentikan dukungan mereka untuk beberapa sistem operasi lama mulai Februari 2020, sehingga sejumlah fitur secara bertahap tidak bisa diakses lagi.

Samuel Wattimena: Kain Tenun Khas Bima Disukai Turis Mancanegara

Desainer yang pernah bersama wartawan SERUJI dipercaya jadi juri Festival Film Usmar Ismail di Jakarta ini menuturkan bahwa Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta ia terus mempromosikan tenun Bima.

Semarakan HUT Kota Kendari di Bulan Mei, Nissa Sabyan Akan Hibur Para Penggemar

Dihubungi SERUJI pertelepon, Rabu (10/4) pagi, gadis kelahiran Lumajang, Jatim, 19 tahun silam ini mengaku banyak sohib di Sulawesi Tenggara, khususnya di kawasan Kota Kendari.

Dari 2015 Terus Naik Peringkat, Indonesia Ditetapkan Sebagai Destinasi Wisata Halal Terbaik Dunia 2019

Indonesia tercatat mengalami peningkatan secara berjenjang dari ranking 6 di tahun 2015, ranking 4 di tahun 2016, ranking 3 di tahun 2017, ranking 2 di ranking 2018, akhirnya Indonesia menduduki peringkat 1 GMTI di tahun 2019.

DC Segera Buat Sekuel ‘Shazam!’

'Shazam!' cukup mendapat pujian karena ceritanya yang ringan dan menyentuh hati penonton yang lebih muda.

Dua Ekor Gajah TSI Cisarua Hibur Pengunjung ‘Bogor Fest 2019’

TSI menurunkan gajah untuk pengalungan bunga kepada bupati dan duta besar