SCROLL KE ATAS UNTUK BACA BERITA

MENU

Gowes Tak Baik Bagi Pria, Benarkah?

Bersepeda merupakan olahraga yang menyenangkan dan menantang. Tapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pria.

SERUJI.CO.ID – Bersepeda menjadi salah satu olahraga yang sedang trend beberapa tahun terakhir. Bahkan anggota komunitas olahraga ini pun mulai menjamur. Menurut beberapa penggiat gowes, bersepeda adalah olahraga menyenangkan karena membuat diri sendiri tertantang untuk menaklukan beberapa medan tinggi.

Namun hati-hati, cara gowes yang tidak benar, bisa menimbulkan masalah pada kesehatan penis. Berdasarkan penelitian, bersepeda terlalu lama bisa menyebabkan penis mati rasa. Dikhawatirkan akan berujung pada kerusakan saraf pudendal dan jaringan kavernosa.

Saat anda duduk di sepeda, membuat berat badan keseluruhan bertumpu pada bantalan bokong. Posisi ini menyebabkan terjadinya penekanan pada daerah perineum, yang terletak antara anus dan organ intim.

Padahal dalam perineum ini terletak saraf pudendal yang memasok aliran darah ke penis pria.

Saraf pudendal adalah saraf utama yang terletak pada area di antara testis dan anus. Padahal area tersebut merupakan area yang terlibat dalam proses ejakulasi dan orgasme pria.

Oleh karena itu, kunci agar kesehatan organ reproduksi tetap terjaga selama bersepeda, anda perlu memilih jok sepeda yang ideal. Hindari jok sepeda yang kecil, sempit dan panjang memiliki ujung menyerupai hidung. Jok seperti ini akan memberikan banyak tekanan pada saraf pudendal.

Aliran darah ke penis yang mestinya normal, mengalami penurunan hingga 66 persen dan perlahan tapi pasti dapat menyebabkan kerusakan. Inilah yang menyebabkan penis menjadi mati rasa. Jika terus diabaikan, akan menyebabkan nyeri panggul, kesulitan ejakluasi bahkan berujung pada impotensi. (Nia)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

spot_img

TERPOPULER

close