Busan National Gugak Center Tampil Dipertunjukan perdana “The Land of Morning Calm – A Journey of Hundred Years

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Korean Cultural Center (KCC) Indonesia mengundang Busan National Gugak Center untuk menampilkan pertunjukan perdana “The Land of Morning Calm – A Journey of Hundred Years” di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (6/4).

KCC Indonesia dalam keterangan pers, Ahad (7/4) , mengatakan penampilan istimewa itu diadakan untuk memperingati 100 Tahun Pergerakan 1 Maret dan Pembentukan Pemerintahan Sementara Korea, juga mengenang semangat patriotisme dan pengorbanan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan.

Pertunjukan yang dihadiri duta besar berbagai negara, penonton Indonesia serta Korea itu, dirancang untuk memperkenalkan seni tradisional Negeri Ginseng ke dunia Internasional.

Pada pertunjukan pembuka ditampilkan tarian istana Chunaengjon, merepresentasikan Burung Kepodang di musim semi.

Penonton kemudian menyaksikan Sanjo Ensemble, musik rakyat yang mengekspresikan berbagai aspek kehidupan dan kegembiraan. Setelah itu, penampil mempertunjukkan Tari Kipas serta lagu ‘Arirang’ yang merupakan lagu perwakilan Korea.

Penonton pun merasakan relaksasi melalui penampilan Tari Sogo, serta pertunjukan ditutup dengan penampilan Pangut, Tarian Shaman Korea.

Lagu kebangsaan Indonesia Raya, hingga lagu K-pop ‘I Will Go to You Like the First Snow’ yang jadi lagu tema drama ‘Goblin’ serta lagu daerah ‘Rasa Sayange’ juga dibawakan dalam pertunjukan ini.

“Dari pertunjukan ini diharapkan dapat turut mendorong perkembangan hubungan Korea dan Indonesia di bidang seni dan budaya, menyusul kesuksesan Hallyu di Indonesia,” kata KCC Indonesia.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Lima Macam Riba Yang Diharamkam