Sudirman Said Programkan Sekolah Pamong Desa

TEMANGGUNG, SERUJI.CO.ID – Calon gubernur Jawa Tengah nomor urut 2 Sudirman Said memprogramkan sekolah pamong desa untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia bagi perangkat desa.

“Sekolah pamong desa saya yakini sesuatu yang akan berdampak besar karena ketika kami bicara dengan perangkat desa, mereka menyambut dengan baik,” katanya di Temanggung, Sabtu (17/2).

Ia menyampaikan hal tersebut usai menyampaikan visi misi calon gubernur dan wagub yang diselenggarakan Badan Kerja Sama Antar gereja Kristen dan Forum Lintas Iman Kabupaten Temanggung.

Untuk menjadi camat mereka ada pendidikan di STPDN dan untuk menjadi polisi juga ada sekolahnya. Namun, untuk menjadi seorang perangkat desa selama ini belum ada tempat pendidikannya.

Secara pendidikan namanya juga di desa pasti tidak sebaik teman-teman di kota, tetapi tugasnya sebenarnya cukup berat oleh karena itu perlu membekali atau perlu memperkuat mereka dengan kemampuan administrasi, manajerial, dan kepemimpinan.

“Walaupun kecil sebenarnya mereka punya proyek, maka menejemen proyek mesti diberikan kepada mereka termasuk soal kontrol atau pengawasan karena kepala desa memang menjadi ujung tombak dari pembangunan,” katanya.

Ia mengatakan kepala desa diberi tanggung jawab dana cukup besar, tetapi kemudian ujungnya sering terpeleset dan sebagian besar dari mereka itu bukan niat untuk korupsi tetapi karena kealpaan administrasi.

Menurut dia sekolah pamong desa anggarannya nanti disiapkan oleh provinsi, kalau kurang bisa minta bantuan pemerintah pusat karena punya kesempatan untuk mengusulkan.

“Cara masuknya kita buat perda yang mewajibkan setiap perangkat desa terpilih atau diangkat harus masuk ke dalam program pelatihan dulu, saya rasa tidak akan ada yang menolak ini karena memang sesuatu yang mereka butuhkan,” katanya.

Ia menuturkan bagaimana perangkat desa yang menjadi ujung tombak pembangunan itu mendapat bekal atau hal-hal yang sifatnya praktis. Setelah itu bisa membuat pelatihan lanjutan. Tidak usah lama-lama, misalnya tiga bulan saja diberi segala macam keterampilan dasar pasti akan membawa perubahan besar bagi mereka. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close