Setnov Mangkir Sidang Tipikor, Ini Alasannya

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ketua DPR Setya Novanto kembali mangkir dari pemanggilan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada sidang di Pengadilan ‎Tipikor Jakarta, Jumat (20/10).

Novanto sedianya akan dipanggil sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi pengadaan e-KTP dengan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Sekertaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar ‎Idrus Marham menjelaskan alasan ketidakhadiran Novanto dalam sidang tersebut karena tengah mengikuti kegiatan hari ulang tahun ke-53 Partai Golkar.

Menurutnya, moment ini sangat penting bahkan tak bisa dimajukan atau mundurkan waktunya.

“Kami sudah merencanakan kegiatan 3 bulan yang lalu. Ndilalahnya, pada hari ini kita rencanakan beberapa kegiatan harus dihadiri pak Setya Novanto selaku ketua umum. Dan oleh karena itu, maka kita minta pak Setya Novanto konsentrasi di sini sesuai jadwal yang kita lakukan. Karena itu, kegiatan lain termasuk kehadiran di Tipikor supaya pak Novanto menunda di lain kesempatan,” ujar Idrus di DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat (20/10).

Idrus menampik anggapan yang seolah-olah Novanto meremehkan panggilan JPU KPK. Tetapi, ia berpikir bahwa kehadiranya dapat ditunda pada lain waktu.

“Kalau hari ulang tahun, tanggal 20 lewat, ya lewat. Tapi faktanya pak Novanto masih Ketua Umum DPP Partai Golkar dan kegiatanya hari ini tidak bisa ditunda,” kata dia.

Idrus pun meminta pada agar Pengadilan Tipikor menjadwalkan ulang kehadiran Novanto. Menurutnya, hal ini sudah dikomunikasikan antara Novanto, kuasa hukum dan Pengadilan Tipikor. 

Seperti diketahui, hari ini ada agenda pemanggilan kedua Novanto setelah sebelumnya juga absen dikarenakan sakit. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Novanto sejak pagi mengunjungi taman makam pahlawan di Kalibata, Jakarta Selatan, selanjutnya menghadiri tasyakuran HUT ke-53 partai Golkar di DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat. (Achmad/SU02)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER