Relawan: Pembagian Bantuan Rohingya Harus Cermati Situasi

0
68
Pengungsi Muslim Rohingya sedang antri makanan di kamp pengungsi perbatasan Myanmar-Bangladesh. 30/8/2017. (foto: AFP)

CHITTAGONG – Relawan kemanusiaan asal Indonesia mengatakan pembagian bantuan bagi pengungsi Rohingya harus dilakukan secara cermat dan aman agar tidak memicu kericuhan atau menimbulkan korban.

“Kerapkali ada insiden rebutan dan jotos-jotosan, bahkan mereka sampai tertabrak kendaraan karena ada yang bagi-bagi bantuan di pinggir jalan, karena memang pengungsi di pinggir jalan bikin tenda bivak, dan para donatur juga harus tertib bagi-baginya dengan melihat situasi dan kondisi,” kata Ketua Tim SOS Rohingya dari LSM Aksi Cepat Tanggap (ACT) Rahadiansyah, dihubungi dari Chittagong, Bangladesh pada Sabtu pagi (16/9).

Menurut Rahadiansyah, ada pengungsi pada Jumat (15/9) mengalami luka-luka dan dalam kondisi kritis akibat tertabrak bus umum saat berebut bantuan dari donatur yang membagikannya di pinggir jalan.

Donatur yang membagikan bantuan, kata Rahadiansyah, juga harus melihat keamanan bagi pengungsi yang mengambil barang-barang bantuan itu.

“Tetapi banyak juga yang tertib saat membagi-baginya dan pengungsinya juga mau teratur, sehingga ini salah satu kasus saja dan mereka sangat merasakan manfaatnya mendapat bantuan dari para donatur,” kata Rahadiansyah yang juga Manager Program Pemulihan Bencana ACT.

Dia mengimbau agar para donatur yang hendak membagikan bantuan dapat menghubungi kepala desa setempat di Kutupalong atau wilayah lain di Distrik Cox’s Bazar, sehingga pembagian berlangsung tertib dan aman.

“Agar disegani pengungsi, sebab mereka paham akan bahasanya dan budaya sehari-hari mereka hampir sama,” ujar Rahadiansyah.

Langganan berita lewat Telegram
loading...
1
2
Loading...
BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU