PWNU Akan Laporkan Sukmawati ke Polda Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – PWNU Jatim, Selasa (3/4) rencananya akan melaporkan Sukmawati Soekarnoputri ke Polda Jatim untuk diproses hukum terkait puisi “Ibu Indonesia”, supaya kasus itu tidak melebar.

“Hari ini dia (Sukmawati, red) akan kita laporkan ke Polda Jatim, untuk segera diproses secara proses hukum. Ini langkah agar kasus tersebut tidak melebar ke mana-mana, namun melalui Gerakan Pemuda Ansor. Akan memproses secara hukum karena sudah melukai umat Islam,” kata Ketua PWNU Jatim, KH Mutawakkil Alallah saat dikonfirmasi, di Surabaya, Selasa (3/4).

Menurut KH Mutawakkil, puisi karya Sukmawati Soekarnoputri telah melecehkan umat Islam.

Baca juga: HMI Langsa Minta Sukmawati Diproses Secara Hukum

Isi dalam puisi yang dibacakan putri keempat Bung Karno itu menuai kontroversi karena mengkaitkan beberapa hal yang menyinggung ajaran pokok dalam agama Islam, yakni Syariat, Hijab (cadar) dan Adzan.

Dalam hal ini,  KH Mutawakkil mengaku sangat menyesalkan apa yang dilakukan putri Bung Karno itu, karena isi puisi tersebut sangat melukai umat Islam.

“Dalam puisi ada idiom-idiom agama yang digunakan, seperti syariat itu, tidak menghormati agama Islam. Jika tak mengerti soal agama, jangan menggunakan idiom agama dalam berpuisi,” ujarnya.

Ia mengatakan apa yang dilakukan Sukmawati telah bertentangan dengan sikap ayahnya yang sangat santun kepada agama.

Selain itu KH Mutawakkil mengimbau umat Islam untuk tetap tenang, tidak terpancing dan tidak emosional. (Devan/SU02)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Al Ghazali dan Dendam Anak-Anak Revolusi

Di masa Orde Baru adalah anak-anak yang bapak/ibunya dibunuh atau dipenjarakan Suharto. Di masa ini mereka adalah anak-anak yang bapaknya dipenjarakan Jokowi karena berbeda pandangan politik.

Petani dan Musim Semi

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close