Jelang Debat Publik Ketiga, Pasangan Asyik Siap Tampil Optimal

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut tiga Sudrajat dan Ahmad Syaikhu atau Pasangan Asyik menyatakan siap tampil optimal pada Debat Publik Ketiga Pilgub Jawa Barat 2018, yang akan dilaksanakan di Grand Ballroom Sudirman Convention Centre Kota Bandung pada Jumat (22/6).

“Kami optimistis Pasangan Asyik bisa lebih baik dan tampil maksimal, Insya Allah akan tampil optimal. Nantikan saja Asyik di televisi besok malam,” kata Ketua Tim Pemenangan Pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) Haru Suandharu di Bandung, Kamis (21/6).

Haru mengakui, Pasangan Asyik akan menjadi fokus perhatian pada debat ketiga nanti, dan Pasangan Asyik sangat beruntung karena calon Gubernur Jabar Sudrajat memiliki dasar pendidikan tentang kebijakan publik di Universitas Harvard.

Sementara calon Wakil Gubernur Jabar Akhmad Syaikhu, kata dia, merupakan mantan pejabat Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sehingga sangat memahami transparansi pelayanan publik.

Sementara itu, Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai, dalam debat ketiga Pilkada Jabar, Pasangan Asyik harus memakai prinsip “Kun Anta” atau jadi diri sendiri dan jangan ragu dengan konsep dan pengalaman, termasuk komitmen berbeda dengan lawan lainnya.

“Asyik mesti pake prinsip Kun Anta, jadi diri sendiri aja, jangan ragu-ragu dengan konsep dan pengalaman termasuk komitmen untuk berbeda dengan lawan lainnya,” ujar Hendri.

Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018 diikuti empat pasangan calon yakni pasangan nomor urut satu Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, nomor urut dua Tb Hasanuddin-Anton Charliyan, nomor urut tiga Sudrajat-Ahmad Syaikhu, dan urut empat Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

Sebelumnya pada debat kedua Pilkada Jabar yang dilaksanakan tanggal 14 Mei 2018), Pasangan Asyik sempat bermanuver dengan menyatakan jika mereka menang Pilkada Jabar 2018, maka 2019 akan sukses menggganti Presiden.

“2019 kita akan ganti Presiden, Asyik menang,” ujar Sudrajat saat menyampaikan ucapan penutup dan Ahmad Syaikhu juga membawa kaos bertuliskan #2019GantiPresiden. Sontak kericuhan antara sesama pendukung pasangan calon sempat membuat repot pembawa dan panitia acara debat. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Indonesia Darurat Keadilan