Dikerubuti Warga Usai Jalan Santai, Tangan Jokowi Terluka Terkena Cakaran

KENDARI, SERUJI.CO.ID – Punggung tangan Calon Presiden Petahana Jokowi tercakar saat warga mengerubutinya untuk bersalaman dan berfoto bersama dalam acara jalan santai bersama warga Kota Kendari mengelilingi MTQ Square pada Sabtu (2/3) pagi.

Dia sampai garis finish jalan santai di Tugu Persatuan Eks MTQ, Kota Kendari, sekitar pukul 08.30 WITA, lalu naik ke panggung. Meski tampak lelah, dia tersenyum cerah, lalu berjongkok untuk menyapa warga.

Setelah mengelap keringat menggunakan handuk kecil warna cokelat, ia memanggil ajudan dan dokter kepresidenan. Rupanya punggung tangannya sedikit terluka karena terkena cakaran tangan warga yang antusias ingin bersalaman dan berfoto dengannya.

Dokter dan ajudan pun sigap turut berjongkok di depan Jokowi, tapi Jokowi tampak membersihkan lukanya sendiri menggunakan tissue lalu memasang plester pada bagian tangan yang terluka.

“Perih, tapi enak,” kata Jokowi saat ditanya wartawan.

Ia kemudian kembali tersenyum kepada warga yang antusias memanggil dan meneriakkan namanya di bawah panggung. Tak segan Jokowi mengambil ponsel warga yang ingin mengajaknya berswafoto bersama dari atas panggung.

Dari tempat acara jalan santai, Jokowi melanjutkan perjalanan ke Pasar Sentral Kota Kendari.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.