Dicurhati Soal Suap Rekrutmen TNI/Polri Capai Ratusan Juta, Begini Kata Sandiaga

TULUNGAGUNG, SERUJI.CO.ID – Dalam kampanyenya di Tulungagung, Jawa Timur, Senin (18/3) calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno mendapat curhat dari dari seorang warga terkait proses rekrutmen anggota TNI/Polri.

Menurut pria yang belakangan diketahui berlatar mantan kepala sekolah itu, angka suap untuk bisa lulus tes penerimaan anggota Polri/TNI berkisar Rp300 juta hingga Rp400 juta per orang.

“Praktik kotor seperti itu nyatanya masih terjadi. Kami berharap Pak Prabowo dan Pak Sandi, jika terpilih sebagai presiden dan wakil presiden nanti bisa membersihkan pemerintahan dari KKN,” ucap simpatisan tersebut dalam acara ‘Forum Dialog dan Silaturahim Keumatan’ di di Lapangan Pema, Ngunut, Tulungagung, Jawa Timur, Senin (18/3).

Mendengar curhat tersebut, Sandiaga mengaku baru kali ini mendengar cerita adanya suap hingga nilainya ratusan juta untuk bisa masuk menjadi anggota TNI/Polri.


“Saya kok baru dengar itu ya. Kalau benar, wah, berarti sahabat-sahabat saya para habaib dan masayikh ini kaya-kaya dong bisa menyumbang sebanyak itu,” jawab Sandi sambil berseloroh dalam acara yang dihadiri banyak habaib dan alim ulama se-eks-Karesidenan Mataraman itu.

Komitmen Prabowo-Sandi Berantas Kecurangan Proses Rekrutmen ASN dan TNI/Polri

Laman depan website www.Prabowo-Sandi.com di capture, Kamis (22/11/2018).

Namun, Sandi segera menegaskan komitmennya untuk memberantas segala bentuk kecurangan dalam proses rekrutmen ASN, termasuk dalam penjaringan anggota TNI/Polri.

Ditegaskan Sandi, bahwa Prabowo-Sandi berkomitmen untuk memberikan sistem kebirokrasian yang bersih, tidak tebang pilih dan berkeadilan sosial.

“Soal (info) adanya praktik pungutan dalam rekrutmen anggota ASN, maupun TNI/Polri, itu akan menjadi PR bagi kami untuk menyelesaikannya ke depan. Prabowo-Sandi akan basmi segala praktik curang itu. Kami harapkan, ke depan bahwa sistem berlangsung fair, jujur dan adil (bagi masyarakat),” tuturnya.

Prabowo-Sandi Berjanji Buka Lapangan Kerja Seluasnya

Terlihat poster dukungan pada paslon nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf yang menyambut Sandiaga di pasar Kotapinang, Selasa (11/12/2018). (foto:doc Prabowo-Sandi)

Selain isu KKN, Sandi yang didampingi sejumlah tokoh pondok pesantren ternama di Jatim itu kembali menebar janji untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya untuk menekan angka pengangguran.

Program yang kembali menjadi andalan Sandi adalah program OK-OCE dan rumah pangan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga murah, kebutuhan hidup murah dan terkendali.

Komitmen Prabowo-Sandi Jaga Keutuhan NKRI

Pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno disambut KH Salahuddin Wahid (Gus Solah) saat mengunjungi Ponpes Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Senin (22/10/2018). (foto:Twitter @sandiuno)

Sandiaga dalam pidatonya juga menegaskan komitmen pasangan nomor urut dua dan seluruh barisan pendukung dan simpatisan Prabowo-Sandi untuk menjaga keutuhan NKRI, setia terhadap UUD 1945 dan Pancasila sebagai dasar negara.

“Tolong disampaikan bahwa kami juga untuk memastikan kesatuan bangsa ini bhineka tunggal ika, toleransi, Islam yang rahmatan lil alamin. Kami tadi juga sampaikan tadi bahwa NKRI harga mati. Pancasila-UUD 1945 menjadi landasan kita ke depan,” ujarnya.

Atas semua komitmen itu pula, Sandi menyatakan dia dan (capres) Prabowo merasa sangat optimistis menatap 30 hari ke depan hingga hari ‘H’ coblosan Pemilu yang akan berlangsung pada 17 April.

Editor:Hrn
Sumber:Ant

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Wow, Utang Pemerintah Kembali Naik Capai Rp4.570 Triliun, Beginilah Posturnya

Jika dibandingkan dengan posisi utang pemerintah pada akhir Desember 2018 yang berjumlah Rp3.995,25 triliun, utang pemerintah pusat ini mengalami kenaikan sebesar 14,39% atau sebesar Rp574,92 triliun.

Tetap Bolehkan Berswafoto, Begini Klarifikasi Garuda Soal Edaran Larangan Berfoto di Pesawat

Dalam klarifikasi tersebut juga disampaikan bahwa penumpang tetap dapat melakukan pengambilan gambar untuk kepentingan pribadi. "Misalnya melakukan swaphoto selama tidak mengganggu kenyamanan atau merugikan penumpang lain," jelas Rosan.

Klarifikasi Larangan Berfoto Dalam Pesawat, Garuda: Itu Edaran Internal Belum Final

Perusahaan penerbangan nasional, Garuda Indonesia mengklarifikasi beredarnya surat larangan mengambil foto di dalam kabin pesawat selama penerbangan di seluruh pesawat Garuda, yang suratnya sempat viral di media sosial.

Inilah Sebab Prabowo Digugat Mulan Jameela dan Belasan Kader Gerindra

Baru saja kalah dalam gugatan sengketa hasil Pemilihan Presiden 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), dan ditolak permohonannya dalam penetapan hasil Pilpres di Mahkamah Agung (MA), kali ini Calon Presiden yang juga Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto harus menghadapi gugatan dari belasan calon anggota legislatif (Caleg) yang juga kader Partainya sendiri.

MUI Kecam Iklan Lowongan Kerja Yang Mensyaratkan Melepas Hijab Saat Bekerja

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur mengecam perusahaan yang mengiklankan lowongan kerja dengan mensyaratkan harus bersedia melepas jilbab selama bekerja.

Minta Pahami Visi-Misi Presiden Jokowi, Mendagri: ASN Harus Tegak Lurus dan Loyal

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo meminta setiap aparatur sipil negara (ASN) di tingkat pusat sampai dengan daerah memahami visi-misi presiden dan wakil presiden terpilih hasil Pemilu 2019.

Ucapkan Selamat Pada Jokowi, Prabowo: Kami Siap Membantu Jika Diperlukan

Prabowo juga menyatakan kesiapannya untuk membantu pemerintahan Jokowi bila diperlukan untuk kepentingan rakyat. “Menjadi Presiden itu mengabdi. Masalah yang dihapi besar, kami siap membantu kalau diperlukan untuk kepentingan rakyat,” ujar Prabowo.

Jokowi-Prabowo Bertemu, Berakhirlah Era Cebong-Kampret

Akhirnya Presiden terpilih dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Jokowi bertemu dengan calon Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan bersejarah itu terjadi di stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus Jakarta Selatan, Sabtu (13/7) pukul 10.00 WIB.

Tenggat Waktu Habis, Satgas Bentukan Kapolri Gagal Ungkap Kasus Novel Baswedan

Satuan Tugas (Satgas) untuk mengungkap dan menyelesaikan kasus penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan yang dibentuk Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian, dinilai gagal menjalankan tugasnya hingga batas waktu yang ditentukan, yakni 6 bulan setelah dilantik.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Inilah Sebab Prabowo Digugat Mulan Jameela dan Belasan Kader Gerindra

Baru saja kalah dalam gugatan sengketa hasil Pemilihan Presiden 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), dan ditolak permohonannya dalam penetapan hasil Pilpres di Mahkamah Agung (MA), kali ini Calon Presiden yang juga Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto harus menghadapi gugatan dari belasan calon anggota legislatif (Caleg) yang juga kader Partainya sendiri.

MUI Kecam Iklan Lowongan Kerja Yang Mensyaratkan Melepas Hijab Saat Bekerja

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur mengecam perusahaan yang mengiklankan lowongan kerja dengan mensyaratkan harus bersedia melepas jilbab selama bekerja.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi