Debat Pilgub Jatim: Ini Janji Khofifah-Emil untuk Petani

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Dalam Debat Publik putaran kedua Pilgub Jatim, kedua pasangan calon Gubernur menyampaikan pentingnya memperhatikan nasib petani di Jatim.

Pada segmen pertama kedua paslon menekankan kesejahteraan petani yang menjadi landasan utama dalam program kesejahteraan.

“Jika kita terpilih saya dan Mas Emil lebih menekankan bahwa petani di Jatim harus diperhatikan, agar mereka mampu lebih sejahtera,” ujar Cagub nomor urut satu, Khofifah Indar Parawansa saat memberikan pemaparan, Selasa (8/5) malam.

Untuk memberikan proteksi terhadap petani, kata Khofifah, pihaknya jika terpilih akan memperhatikan produktivitas dan harga produk pertanian.

“Produktivitas dan harga produk pertanian menjadi hal utama agar mereka sejahtera, karena selama ini mereka mengalami kerugian pasca panen yakni harga jual produk yang tidak stabil,” terangnya.

Terkait ketimpangan perekonomian yang berdampak pada kemiskinan yang ada di Jatim, Khofifah berjanji akan mengurangi angka kemiskinan.

“Kemiskinan di Jatim harus turun, yakni dengan menstabilkan perekonomian seperti sektor pertanian, perikanan, UMKM dan lainnya,” jelasnya. (Devan/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Form Konsultasi Hukum SERUJI

Untuk berkonsultasi dengan para pakar pengasuh rubrik "Konsultasi Hukum SERUJI" (KHS) silahkan isi form ini selengkap mungkin dan dengan data yang benar. Seluruh data kami jamin terjaga kerahasiaannya.

Tragedi Lion Air JT-610: Momentum Peningkatan Kesadaran Hukum Keselamatan Penerbangan

Hasil penelitian penyebab kecelakaan penerbangan yang dilakukan Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) hanya merupakan masukan secara tertutup kepada Pemerintah sebagai bahan evaluasi untuk pencegahan antisipasi agar tidak terulang lagi penyebab kecelakaan yang sama.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER