Bawaslu: Hasil Pemeriksaan Anies Baswedan Keluar Hari Ini

BOGOR, SERUJI.CO.ID – Hasil pemeriksaan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor akan keluar pada hari ini. Anies diduga melakukan pelanggaran pemilu karena berpose dua jari di acara Konferensi Nasional Partai Gerindra pada Desember 2018 lalu.

“Sekarang kita sedang tahap akhir, nanti sore sekitar pukul 15.00 akan rapat pembahasan kedua di Sentra Gakkumdu (Sentra Penegakan Hukum Terpadu),” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor, Irvan Firmansyah, di kantornya, Jumat (11/1).

Dijelaskan oleh Irvan, rapat pembahasan kedua ini merupakan babak penentuan, apakah dugaan pelanggaran yang dilaporkan itu memenuhi unsur atau tidak.

“Jika memenuhi unsur akan dilanjutkan ke tahap penyidikan oleh kepolisian, namun jika tidak, maka dihentikan di pembahasan kedua ini,” kata Irvan.

Baca juga: Dipanggil Bawaslu soal Pose Dua Jari, Anies Dicecar 27 Pertanyaan

Sebelumnya, kehadiran Anies dalam Konfernas Gerindra pada Desember 2018 lalu dan pose dua jarinya dipermasalahkan sejumlah pihak karena ia memegang jabatan publik.

Jaringan Advokat Pengawal NKRI (JAPRI) menganggap adanya pelanggaran kampanye yang dilakukan Anies Baswedan. Anies diduga telah melanggar Pasal 281 Undang-undang No. 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum. Sehingga kemudian JAPRI melaporkan Anies ke Bawaslu pada 20 Desember 2018 lalu. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Bersyariah dan Ruang Publik Inkusif

Saya sendiri berpendapat bahwa dasar negara Republik Indonesia Pancasila sudah sangat memadai sebagai kesepakatan bersama menuju tatanan bernegara yang demokratik sekaligus mewadahi religiusitas inklusif dari segenap warga negara Indonesia termasuk didalamnya mayoritas ummat Islam.

Islam Mementingkan Sasaran, Bukan Sarana

Karena itu, term NKRI Bersyariah, itu sejatinya bid’ah; tidak ada presedennya dalam sejarah Islam alias mengada-ada. Sesuatu yang bid’ah semestinya dijauhi oleh para pengikut Rasulullah Saw. Apalagi jika istilah ini diniatkan untuk hajat politik yang pragmatis.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Kemcer Di Curug Cipeteuy