YLKI: Jangan Paksaan Biaya Isi Ulang “E-Money”

0
100
ylki
Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi. (Foto: Dok YLKI)

JAKARTA – Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menyarankan Bank Indonesia tidak memaksakan perbankan menarik biaya isi ulang kartu uang elektronik atau “e-money” sebagaimana direncanakan sebelumnya.

“Saran paling riil adalah jangan mewajibkan bank untuk menarik biaya isi ulang. Menetapkan tarif tertinggi boleh, tetapi jangan memaksa harus menarik biaya,” kata Tulus di Jakarta, Jumat (22/9).

Tulus mengatakan perbankan akan lebih kompetitif dalam melayani konsumen bila dibebaskan dari kewajiban menarik biaya isi ulang, meskipun dia mengakui aturan tentang biaya isi ulang bisa menertibkan pihak-pihak yang selama ini menarik biaya tinggi untuk isi ulang.

Di sisi lain, Tulus menilai Bank Indonesia akan terkesan berpihak pada bank tertentu bila tetap memaksakan biaya isi ulang pada kartu uang elektronik.

“Secara filosofi saja kami tidak setuju dengan biaya isi ulang itu. Konsumen dipaksa menggunakan uang elektronik dengan dalih untuk mendukung masyarakat tanpa uang tunai. Seharusnya konsumen menerima insentif karena sudah ikut mendukung, bukan malah disinsentif,” tuturnya.

Kalau penarikan biaya isi ulang uang elektronik itu menggunakan alasan untuk membiayai perawatan infrastruktur, Tulus mengatakan seharusnya bisa memakai biaya dari penghematan anggaran yang terjadi dari kebijakan tersebut.

“Pengelola jalan tol diuntungkan karena tidak perlu menyiapkan uang kembalian yang nilainya cukup banyak. Saya mendengar cerita dari pengelola jalan tol, selama ini mereka kesulitan menyiapkan uang kembalian di pintu tol,” katanya.

Dengan penggunaan uang elektronik melalui gerbang tol otomatis, maka pengelola jalan tol akan menghemat biaya yang bisa dialokasikan untuk perawatan infrastruktur.

“Perawatan infrastruktur juga bisa menggunakan anggaran Bank Indonesia yang dihemat melalui kebijakan itu. Dengan penggunaan uang elektronik tentu biaya pencetakan uang akan menurun,” katanya. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Hari Reresik Malioboro

Wisatawan Keluhkan Mahalnya Tarif Parkir di Yogyakarta

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID - Keluhan wisatawan terkait tarif parkir kendaraan yang melebihi ketentuan saat libur Lebaran, khususnya di kawasan wisata Kota Yogyakarta mewarnai lini massa di...

Seorang Warga Nunukan Digigit Buaya

NUNUKAN, SERUJI.CO.ID - Seorang warga Kampung Mamolo, Kelurahan Tanjung Harapan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara mengalami luka-luka akibat digigit buaya pada Ahad (17/6), sekitar pukul 10.30...
Mochamad Iriawan

Terungkap Pengusul Iriawan Sebagai Pj Gubernur Jabar, Mendagri: Presiden Jokowi

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Teka-teki siapa pengusul Komisari Jendral Polisi M. Iriawan sebagai Pejabat Gubernur Jawa Barat, menggantikan Ahmad Heryawan, terjawab saat pelantikan Iriawan yang...

Satpam Sekolah Gagalkan Pencurian Laptop

PONOROGO, SERUJI.CO.ID - Satpam SMPN 2 Jetis, Marni menggagalkan pencurian "laptop" atau komputer jinjing yang dilakukan dua orang tersangka, Randy dan Dika keduanya warga Kabupaten...

Abrasi Laut Ancam Wisata Tanjung Lesung

BANTEN, SERUJI.CO.ID - Abrasi air laut berpotensi mengancam puluhan meter jalan utama menuju destinasi wisata Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, yang menjadi pilihan favorit...