Penutupan Perdagangan, Rupiah Menguat Tipis Rp15.196 per Dolar AS

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Penutupan perdagangan rupiah hari ini, Jumat (12/10) yang ditransaksikan antar Bank di Jakarta bergerak ke arah positif dengan penguatan 33 poin menjadi Rp15.196 per dolar AS, dibanding penutupan kemarin di Rp15.299.

Pantau SERUJI di situs Bloomberg, hari ini rupiah bergerak di antara Rp15.187 hingga Rp15.218 per dolar AS. Bloomber mencatat terjadi penguatan 0,25 persen atau 38 poin menjadi Rp15.197 dibanding hari sebelumnya di Rp15.235 per dolar AS.

Kepala riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa penurunan imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS) menekan mata uang dolar terhadap sejumlah mata uang dunia, termasuk rupiah.

“Dolar AS diperdagangkan di level rendah di pasar global karena imbal hasil obligasi AS menurun,” katanya.

Ia menambahkan data harga konsumen AS yang dirilis lebih rendah dari perkiraan, juga telah memicu pelemahan dolar, situasi itu memicu pelaku pasar mengurangi keyakinannya bahwa The Fed akan agresif dalam rencana kenaikan suku bunga.

Selain itu, lanjutnya, penguatan rupiah juga dipengaruhi oleh faktor teknikal. Sebagian pelaku pasar mengambil momentum untuk kembali melakukan akumulasi aset denominasi rupiah mengingat dalam beberapa hari terakhir pasar keuangan di dalam negeri cenderung negatif.

“Sentimen domestik relatif kondusif, namun saat ini pasar cenderung mencermati situasi eksternal,” katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari ini, Jumat (12/10), tercatat mata uang rupiah menguat menjadi Rp15.194 dibanding sebelumnya, Kamis (11/10), di posisi Rp15.253 per dolar AS. (ARif R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER