Dua Hari Lagi Aturan E-Money Keluar

2
195
Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo, tengah mengunjungi stand pameran Indonesia Bank Expo (Ibex), di JCC, Jakarta, Selasa, 19/9/2017. (foto:Achmad/SERUJI)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID –  Bank Indonesia tetap akan membahas aturan e-money atau uang elektronik. Di dalam aturan ini akan difokuskan pada beban biaya isi ulang atau top up yang dinilai sangat merugikan konsumen.

“Yang paling utama, BI memperhatikan ada perlindungan konsumen meyakinkan sistem itu tidak ada unsur untuk mengambil manfaat atau rente ekonomi,” kata Gubernur BI, di acara Indonesia Banking Expo (Ibex), Jakarta Convention Center‎ (JCC), Jakarta, Selasa (19/9).

‎Menurut Agus, dalam aturan BI nanti akan lebih dititikberatkan pada pengisian e-money di lintas bank. Di mana, BI akan memberi batas toleransi biaya kepada perbankan untuk menarik biaya. “Kami beri cap, tidak boleh lebih dari jumlah tertentu,” katanya.

Sedangkan untuk pengisian di bank yang sama, BI akan memberikan rambu-rambu hanya untuk jumlah pengisian dalam jumlah besar saja yang dikenakan biaya. Namun, beban biaya yang dibebankan harus tetap lebih murah dibanding top up di lintas bank.

“Tapi kami yakini juga investasi mereka harus kembali. Mereka berhak mengambil keuntungan yang wajar,” katanya.

Langganan berita lewat Telegram
loading...

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU