Dua Hari Lagi Aturan E-Money Keluar

2
193
Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo, tengah mengunjungi stand pameran Indonesia Bank Expo (Ibex), di JCC, Jakarta, Selasa, 19/9/2017. (foto:Achmad/SERUJI)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID –  Bank Indonesia tetap akan membahas aturan e-money atau uang elektronik. Di dalam aturan ini akan difokuskan pada beban biaya isi ulang atau top up yang dinilai sangat merugikan konsumen.

“Yang paling utama, BI memperhatikan ada perlindungan konsumen meyakinkan sistem itu tidak ada unsur untuk mengambil manfaat atau rente ekonomi,” kata Gubernur BI, di acara Indonesia Banking Expo (Ibex), Jakarta Convention Center‎ (JCC), Jakarta, Selasa (19/9).

‎Menurut Agus, dalam aturan BI nanti akan lebih dititikberatkan pada pengisian e-money di lintas bank. Di mana, BI akan memberi batas toleransi biaya kepada perbankan untuk menarik biaya. “Kami beri cap, tidak boleh lebih dari jumlah tertentu,” katanya.

Sedangkan untuk pengisian di bank yang sama, BI akan memberikan rambu-rambu hanya untuk jumlah pengisian dalam jumlah besar saja yang dikenakan biaya. Namun, beban biaya yang dibebankan harus tetap lebih murah dibanding top up di lintas bank.

“Tapi kami yakini juga investasi mereka harus kembali. Mereka berhak mengambil keuntungan yang wajar,” katanya.

loading...

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
KPU

KPU: Verifikasi Caleg Akan Diselesaikan Hari Ini

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indonesia menyatakan bakal menyelesaikan verifikasi administrasi calon anggota Legislatif (Caleg) DPR RI pada Sabtu (21/7) malam hari...

Gempa Sumbar Sebabkan 12 Rumah Rusak

AROSUKA, SERUJI.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, Sumatera Barat mencatat sebanyak 12 rumah mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan 5,5 Skala...
Gempa

Solok dan Dharmasraya Juga Rasakan Gempa Padang

PADANG, SERUJI.CO.ID - Gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter yang menguncang kota Padang, Sumatera Barat pada Sabtu (21/7) pukul 14.58 WIB juga dirasakan di Solok...

Masyarakat Berlarian ke Luar Rumah Saat Terjadi Gempa di Padang

PADANG, SERUJI.CO.ID- Gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter (SR) kembali menguncang kota Padang, Sumatera Barat pada Sabtu (21/7) pukul 14.58 WIB setelah sebelumnya kota itu...
gempa

Gempa Sumbar Tewaskan Satu Orang

PADANG, SERUJI.CO.ID - Seorang warga Lubuk Silasih, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, bernama Bustami (63) meninggal dunia akibat tertimpa bangunan rumahnya...