Dua Hari Lagi Aturan E-Money Keluar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID –  Bank Indonesia tetap akan membahas aturan e-money atau uang elektronik. Di dalam aturan ini akan difokuskan pada beban biaya isi ulang atau top up yang dinilai sangat merugikan konsumen.

“Yang paling utama, BI memperhatikan ada perlindungan konsumen meyakinkan sistem itu tidak ada unsur untuk mengambil manfaat atau rente ekonomi,” kata Gubernur BI, di acara Indonesia Banking Expo (Ibex), Jakarta Convention Center‎ (JCC), Jakarta, Selasa (19/9).

‎Menurut Agus, dalam aturan BI nanti akan lebih dititikberatkan pada pengisian e-money di lintas bank. Di mana, BI akan memberi batas toleransi biaya kepada perbankan untuk menarik biaya. “Kami beri cap, tidak boleh lebih dari jumlah tertentu,” katanya.

Sedangkan untuk pengisian di bank yang sama, BI akan memberikan rambu-rambu hanya untuk jumlah pengisian dalam jumlah besar saja yang dikenakan biaya. Namun, beban biaya yang dibebankan harus tetap lebih murah dibanding top up di lintas bank.

“Tapi kami yakini juga investasi mereka harus kembali. Mereka berhak mengambil keuntungan yang wajar,” katanya.

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tragedi Lion JT-610: Urgensi Audit Maskapai Airline untuk Keselamatan Penerbangan

"Secara juridis bila terjadi suatu kecelakaan (accident) pesawat udara dalam kegiatan penerbangan maka Pemerintah juga dapat ditarik menjadi pihak yang harus bertanggungjawab sebagai suatu perbuatan kelalaian dalam melaksanakan kewajiban hukum" -Prof Dr Hasim Purba, SH.MHum

Krisis Akal Budi

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER