BEI Yogyakarta Kampanye "Yuk Nabung Saham"

1
59

Yogyakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta menggencarkan kampanye “Yuk Nabung Saham” untuk mengedukasi masyarakat tentang investasi di pasar modal.

Irfan Noor Riza, Kepala Perwakilan BEI DIY menjelaskan kampanye dilakukan untuk meningkatkan minat investasi saham masyarakat.

“Kampanye itu masih terus kami lakukan karena hingga saat ini persentase investor domestik masih kecil dibanding investor mancanegara,” kata Irfan di Yogyakarya, Minggu (12/2) pagi ini, sebagaimana dikutip dari Antara.

Meski hingga saat ini cukup banyak warga Yogyakarta yang mulai melek investasi, namun jumlahnya masih perlu ditingkatkan. Hal itu, menurut dia, jumlah investor di Indonesia secara umum masih dikuasai oleh asing.

“Sampai sekarang jumlah investor di Indonesia berjumlah 400 ribu orang. Dari jumlah itu, investor lokal hanya 37 persen,” kata dia.

Selain meningkatkan jumlah investor pasar modal, kampanye “Yuk Nabung Saham”, menurut Irfan, juga dilakukan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat memilih wahana investasi yang tepat.

Ia berharap semakin banyak masyarakat yang melek investasi, angka korban investasi bodong bisa diminimalkan.

Kampanye “Yuk Nabung Saham” kerap kali dilakukan melalui Galeri Investasi BEI (GI BEI) yang ada di kampus. Hingga 2016 GI BEI telah terbentuk di 27 kampus di DIY dengan didukung 17 perusahaan sekuritas.

“GI BEI tidak hanya bersosialisasi di kampus saja, tapi juga kami terapkan GI BEI Mobile, yaitu sosialisasi dan edukasi ke luar ke kantong-kantong kelompok masyarakat dan komunitas,” kata dia.

Ia menyebutkan berdasarkan data BEI DIY jumlah investor pasar modal di daerah itu hingga Desember 2016 mencapai 22.291 orang, atau meningkat signifikan dibanding 2015 sebanyak 14.952 investor.

Dengan jumlah investor yang terus meningkat, menurut dia, dari sisi transaksi juga menunjukkan angka yang menggembirakan yakni rata-rata Rp269 miliar per bulan. Tren itu meningkat dibandingkan 2015 yang rata-rata mencapai Rp245 miliar.

BAGIKAN
loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

menteri agama, lukman hakim saifuddin

Menag Butuh Masukan Ormas Terkait Penghayat Kepercayaan

KARAWANG, SERUJI.CO.ID - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membutuhkan masukan dari ormas-ormas keagamaan untuk menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi terkait dengan penghayat kepercayaan. "Sebaiknya terlebih dahulu mendengar...
Soekarwo

Nama Cawagub Khofifah Diumumkan Pekan Ini

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Jatim sekaligus Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengaku sudah mengantongi satu nama calon wakil gubernur (cawagub) pendamping...
Syaiful Huda

PKB Sodorkan Syaiful Huda Jadi Cawagub Emil

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin telah menyodorkan kadernya untuk menjadi Cawagub Jawa Barat mendampingi Ridwan...

KANAL WARGA TERBARU

Sanad Menghilangkan Fitnah Berita

Contoh, ada seorang yang mengabarkan sebuah berita :"Ada penyusup di HMI, jadi bertindak rusuh!". Yang membaca bisa salah persepsi. Ada yang memahami masuknya penyusup saat...

Fenomena Lepas Jilbab

Lepas jilbab dalam bahasan ini bermakna melepas jilbab dengan niat tidak menutup aurat yang seharusnya tidak diperlihatkan. Penekanannya bukan untuk menyalahkan pihak yang setuju...
KH. Luthfi Bashori

SELAGI PEMIMPIN ITU MASIH SHALAT, JANGAN DIPERANGI SECARA FISIK

Luthfi Bashori St. Ummul Mukminin St. Ummu Salamah Ra menuturkan, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sesungguhnya akan diangkat penguasa di kalanganmu, lalu engkau ketahui mereka...