KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Ribuan masyarakat Kota Langsa menghadiri kajian yang diisi dai kondang ustaz Abdul Somad (UAS). Kajian dilaksanakan di Mesjid Baiturrahim, Paya Bujok Seulemak, Kota Langsa, Aceh, Senin (12/11) setelah shalat subuh.
Pantauan SERUJI di lapangan, sekitar pukul 02.30 pagi warga mulai berdatangan memasuki mesjid. Meski kondisi hujan, tak menyurutkan niat masyarakat untuk hadir ke mesjid guna melaksanakan shalat subuh berjamaah dan mendengarkan taushiah dalam rangka peringatan maulid Nabi Muhammad SAW.
Dalam taushiahnya, UAS mengajak masyarakat untuk senantiasa selalu mengingat dan bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW, karena inti dari peringatan Maulid Nabi Muhammad adalah bersyukur atas lahirnya putra Abdullah dan buah hati Aminah.
Dijelaskannya, ada tiga cara yang harus dilakukan oleh umat Nabi Muhammad saat peringatan Maulid, pertama berlomba-lomba untuk membuat kegiatan yang mengenang sejarah nabi.
“Buatlah cerdas cermat tentang sejarah Nabi Muhammad SAW, lomba rabana, lomba barzanji, lomba marhaban,” kata dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Riau ini.

Kemudian, lanjut UAS, perbanyaklah membaca sholawat, karena sholawat yang dibacakan oleh umat muslim akan sampai ke masjid Nabawi ke makam Nabi Muhammad.
“Sholawat kalian dari Langsa akan sampai ke makam Rasulullah,” jelasnya.
Yang terakhir, kata da’i yang sempat digadang-gadang jadi cawapres dampingi Prabowo ini, bukti umat islam cinta kepada Rasulullah adalah banyak berkorban untuk agama Allah.
“Jika engkau berkorban, menolong agama Allah, maka Allah akan menolongmu,” pungkasnya.
Sebelumnya Ketua panitia Fadhil Rahmi menjelaskan, kehadiran UAS di “Kota Jasa” tersebut tidak ada dalam agenda safari dakwah, namun atas permintaan masyarakat maka pihaknya mengamini permohonan itu.
“Langsa hanya lewat saja, namun oleh panitia kita di “ancam” kalau tidak singgah maka tidak boleh lewat Langsa, karena memang sesungguhnya UAS sudah ada jadwal di Langsa pada malam tahun baru mendatang,” ujar ketua Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) ini.

Dikatakannya, saat ini IKAT siap dan mendukung program Pemerintah Kota Langsa khususnya untuk pendidikan dan pelaksanaan Syariat Islam.
Fadhil juga memohon doa dari semua jamaah yang hadir, semoga almukaram UAS diberikan kesehatan, dengan harapan perjalanan dakwah beliau dapat berjalan dengan lancar dan selalu dalam lindungan Allah SWT.
Sebelum memberikan taushiah, UAS dipakaikan baju adat Aceh oleh panitia. Pada saat yang bersamaan dilakukan penggalangan dana untuk pembangunan pesantren di Tampor Paloh, Aceh Timur.
Taushiah itu turut dihadiri oleh Walikota Langsa, Kapolres Langsa, Dandim 0104 Aceh Timur dan masyarakat dari berbagai desa. (Syahrial/SU01)