Ulama Langsa: Shalat Gerhana Sunat Muakkad

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Langsa Dr. Zulkarnain MA mengatakan, shalat gerhana merupakan shalat sunat muakkad (shalat sunat yang dianjurkan).

“Perlu dijelaskan kepada masyarakat, dalam mazhab Syafi’i shalat gerhana bulan atau gerhana matahari ini adalah shalat sunat muakkad yang imam Syafi’i sendiri di dalam kitab Al-Umm itu menjelaskan agar shalat sunat gerhana itu tidak ditinggalkan,” tutur Zulkarnain kepada SERUJI di Kota Langsa, Aceh, Selasa (30/1).

Dijelaskannya, shalat sunat gerhana berlaku baik kepada orang yang bermukim maupun kepada orang yang sedang bepergian (musafir).

“Dan itu berlaku, oleh imam Syafi’i dikatakan Lil Musafiri Au Lil Muqimi, bagi orang musafir dan bagi orang yang bermukim,” kata dosen IAIN Langsa ini.

Zulkarnain melanjutkan, shalat sunat gerhana dapat dikerjakan secara berjama’ah maupun sendiri-sendiri.

“Dan Imam Syafi’i juga memberikan penjelasan bahwa shalat sunat gerhana itu apabila tidak bisa dilakukan secara berjama’ah maka bisa dilakukan secara perorangan dirumah masing-masing, namun Imam Syafi’i berharap itu dilakukan secara berjama’ah,” ungkapnya.

Menanggapi fenomena gerhana bulan yang akan terjadi, ia mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk dapat melaksanakan shalat sunat gerhana bulan.

“Hari Senin tanggal 29 Januari 2018, MPU Kota Langsa sudah melaksanakan rapat paripurna, salah satu keputusan yang diambil adalah menugaskan kepada semua tengku MPU yang ada di Kota Langsa untuk menyampaikan kepada masyarakat sesuai dengan wilayah mereka lima kecamatan se-Kota Langsa agar menyeru kepada masyarakat dan berkordinasi dengan tokoh-tokoh masyarakat Kota Langsa untuk bersama-sama melaksanakan shalat sunat gerhana bulan atau shalat sunat khusuf pada hari Rabu tanggal 31 Januari 2018 selesai shalat Isya,” imbuhnya.

Ketua MPU ini juga menjelaskan, shalat sunat gerhana bulan memiliki fadhilah berkaitan dengan terpeliharanya umat Islam dari hal-hal yang bisa membawa kepada kemusyrikan.

“Jadi dengan kita melaksanakan shalat sunat gerhana bulan maka Allah SWT akan memelihara hati kita untuk hal-hal yang bisa mendatangkan kemusyrikan. (Syahrial/SU05)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER