Terkait Proyek Geothermal, Pemkab Solok Siap Fasilitasi Dialog Masyarakat-Kementerian ESDM

AROSUKA – Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat, siap memfasilitasi masyarakat daerah Gunung Talang untuk berdialog dengan pihak Kementerian ESDM terkait proyek energi panas bumi (geothermal) di daerah itu.

Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin di Arosuka, Kamis (14/9), menyampaikan aspirasi yang disampaikan masyarakat terkait kekhawatiran dan kecemasan mereka terhadap proyek energi panas bumi di daerah itu sangat wajar, karena dibangun di kampung halaman mereka.

Sebelumnya pemerintah setempat sudah memediasi masyarakat sekitar lokasi proyek energi panas bumi dan aspirasi itu akan disampaikan kepada Kementerian ESDM.

“Kita kan tidak ahli di bidang ini, makanya pemerintah daerah akan mengupayakan untuk memfasilitasi, mengkaji secara komprehensif dan adil, bersama-sama sehingga ada titik terang bagi semua pihak terutama masyarakat di kawasan itu,” jelasnya.

Jika dari hasil kajian proyek ini membawa dampak yang membahayakan bagi masyarakat, Pemkab Solok juga tidak mau mengorbankan keselamatan masyarakat.

“Saya sudah berbicara dengan Direktur Panas Mumi Kementerian ESDM, mereka bersedia untuk berdialog dengan perwakilan masyarakat, para pakar, ahli dari perguruan tinggi yang belum sependapat dengan panas bumi, mereka juga bersedia untuk datang ke sini, dalam waktu dekat,” tambahnya.

Sebelumnya ratusan masyarakat Salingka Gunung Talang yang tergabung dalam aliansi Himpunan Masyarakat Pecinta Alam Gunung Talang (HIMA PAGTA) melakukan aksi unjuk rasa ke Kantor Bupati Solok di Arosuka, Rabu (13/9).

Mereka menolak pembangunan proyek energi panas bumi di daerah mereka karena tidak mau kampung halaman mereka yang selama ini aman dan nyaman menjadi rusak.

Indra, juru bicara demonstran mengatakan warga mencemaskan ada efek samping terhadap lingkungan dan membawa dampak buruk terhadap sektor pertanian warga. (Ant/SU02)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Ahmad Dhani The Warrior

Jika John Lennon mampu menciptakan "protest song" seperti "Give peace a chance" atau "imagine", tanpa penderitaan di penjara, maka Dhani akan mampu lebih hebat dari Lennon. Maksudnya, dia selain penggubah lagu/syair dan penyanyi, akan sekaligus menjadi sang pejuang. Ahmad Dhani The Warrior.

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER