Sungai Deli Meluap, Ratusan Rumah di Medan Terendam Banjir

MEDAN – Ratusan rumah di Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, terendam banjir dengan tinggi air bervariasi 20 hingga 50 cm akibat meluapnya Sungai Deli sejak Jumat malam (15/9).

Menurut Puji, salah seorang warga yang ditemui di lokasi, Sabtu, mengatakan, air mulai naik menggenangi rumah-rumah warga mulai dirasakan sejak Jumat malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Akibat meluapnya Sungai Deli, ratusan warga terpaksa sepanjang malam harus bersiaga dan memindahkan berbagai barang terutama elektronik ke tempat yang lebih tinggi.

“Airnya cepat kali naik tapi cepat juga turun. Kami terpaksa sepanjang malam harus begadang mengantisipasi kalau-kalau air semakin naik. Tapi Alhamdulillah, pagi ini air sudah semakin surut,” katanya.

Ari, warga lainnya mengatakan, sebenarnya banjir yang datang kali ini adalah yang kedua dalam sebulan terakhir, namun kali ini air Sungai Deli cukup tinggi naik hingga menggenangi rumah warga.

“Kalau banjir sebelumnya memang air naik juga sampai rumah-rumah, tapi tidak setinggi yang sekarang. Kalau soal naiknya air sungai memang sudah biasa bagi kami, yang penting kami kalau musim hujan harus terus waspada,” katanya.

Ia mengatakan, memang pihak kecamatan atau kelurahan berulang kali mengingatkan warga untuk selalu waspada jika sewaktu-waktu banjir datang terutama pada musim penghujan.

“Pokoknya kita selalu waspada. Apalagi musim penghujan seperti sekarang ini. Yang ditakutkan itu banjir kiriman dari hulu, karena datangnya bisa tiba-tiba,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Anak Mudah Tersinggung dan Hilang Kontrol, Apa Yang Harus Dilakukan Ortu?

Anak saya pelajar, wanita, umur 15 tahun, sudah berjalan 2 bulan, berobat jalan di RJS Lawang, Malang. Tapi dia masih besar ketersinggungan, kesalah pahaman dalam menerima omongan dan perkataan orang lain.

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER