Swiss Pastikan Lolos ke Piala Dunia 2018

Fatih Seferagic

Fatih Seferagic Jadi Imam Masjid Alumni IPB

Pemkot Padang Tutup Kantor Pelayanan Gojek

1
116
gojek
Pengendara Go-jek. (Foto: Istimewa)

PADANG – Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, menutup kantor operasional angkutan dalam jaringan (daring) Go-Jek, karena beroperasi tidak mengantongi izin dari pemerintah setempat.

Sekretaris Dinas Perhubungan setempat, Yudi Indra di Padang, Rabu (20/9), mengatakan Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar telah meminta kepada pihaknya agar kantor Go-jek ditutup mulai Rabu, dan Dishub sudah langsung melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

Ia mengatakan untuk melakukan penutupan atau penyegelan kantor hanya dapat dilakukan oleh Satpol-PP, sehingga ia perlu melakukan koordinasi terlebih dahulu.

“Kami juga akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penyegelan, namun penyegelan tetap dilakukan hari ini,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat, Amran mengakui telah memerintahkan Dishub Padang untuk menutup kantor operasional Go-Jek yang berada di Jalan Imam Bonjol Padang.

Menurut dia hal ini dilakukan karena angkutan daring ini tidak mengantongi perizinan resmi dari pemerintah setempat.

“Go-jek bukan angkutan resmi karena belum ada aturan Undang-undang yang mengaturnya. Kami masih menunggu petunjuk dari pusat terhadap hal ini,” tuturnya.

Saat ini pihaknya hanya dapat menutup kantor operasional Go-Jek saja. Terkait menutup aplikasi di telepon pintar tidak dapat dilakukan.

“Dengan keputusan ini kita mengimbau para sopir angkot agar kembali beroperasi melayani masyarakat,” kata dia.

Sebelumnya ratusan sopir angkutan kota (angkot) Padang menuntut angkutan dalam jaringan (daring) ditutup karena membuat penghasilan mereka berkurang.

“Angkutan berbasis daring seperti Go-jek ini mengancam pendapatan kami setiap hari jumlah penumpang yang menggunakan jasa angkot jauh berkurang,” kata salah seorang perwakilan sopir Khairison. (Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

1 KOMENTAR

  1. Transportasi Online seharusnya tidak diperlukan jika pelayanan transportasi umum sangat baik, dari pelayanan fasilitas, pelayanan waktu (sesuai jadwal), pelayanan keamanan.

    Namun jika hal tersebut masih terganggu, maka masyarakat akan lebih memilih transportasi online.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Danau Lawutung

Eksotis, Danau Lawutung Masih Menyimpan Mistis

SUMBA, SERUJI.CO.ID - Danau Lawutung yang terletak di desa Kadahang kecamatan Hahar, kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) salah satu danau yang berada...

KNPI NTT Minta Novanto Kooperatif Hadapai Proses Hukum

KUPANG, SERUJI.CO.ID - Kasus Korupsi KTP-el yang menimpa Ketua DPR RI yang juga Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto, jadi perhatian Dewan Pimpinan Daerah (DPD)...
Pembagian kartu e-tol

Dibuka Awal 2018, Tol Soker Hanya Layani Transaksi Non Tunai

SOLO, SERUJI.CO.ID - Tol Solo-Kertosono (Soker) mulai dioperasikan pada Januari 2018. Sistem pembayaran tol sepenuhnya akan dilakukan secara nontunai atau menggunakan kartu e-toll. Pembayaran dengan...

KANAL WARGA TERBARU

1

Suami yang Bertanggungjawab

Suami yang Bertanggungjawab Sore itu, saya sedang nemeni anak bermain sambil baca-baca SERUJI . Terdengar suara motor memasuki halaman rumah, sesaat kemudian  seorang bapak-bapak  bicara...
20171119_103818

Empat Cara Mengenali Seseorang dari Akun Sosial Media Miliknya

1. Cara penulisan kata2 2. Cara berkomunikasi dengan orang lain (bahasa) 3. Perilaku bersosmed. Apa aja yg diupload. Membaca eksistensi dan pengakuan yg diharapkan dan diperoleh. 4....
Posyandu

Masuk 10 Besar Kabupaten, Posyandu Dewi Asih Jalani Penilaian Lomba

KLATEN, SERUJI.CO.ID - Posyandu Dewi Asih, Desa Dukuh, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, pada Rabu (25/10), menjalani penilaian lomba Posyandu tingkat Kabupaten. Tim penilai bukan hanya...