Masyarakat Sunda di Kepri Dorong Aher ke Kancah Nasional

BATAM –  Forum Masyarakat (Formas) Sunda Ngumbara Provinsi Kepulauan Riau mendorong Ahmad Heryawan (Aher), Gubernur Jawa Barat untuk berkiprah di kancah tingkat Nasional. Formas Sunda Ngumbara adalah perkumpulan warga Jawa Barat di Provinsi Kepulauan Riau.

“Hayu urang sunda maju, urang sunda teh urang maju ulah ditukang wae (Ayo orang sunda maju, orang sunda jangan berada di belakang terus). Mari kita dorong Pak Aher untuk berkiprah di kancah nasional,” kata Ketua Formas Sunda Ngumbra Provinsi Kepulauan Riau Dede Suparman, di Batam, Minggu (26/2) malam, sebagaimana dikutip dari Antara.

Hal tersebut disampaikan Dede saat pengukuhan kepengurusan Formas Sunda Ngumbara Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2017 yang dihadiri oleh Aher di Gedung Pusat Informasi Haji Kota Batam.

Lebih lanjut Dede menjelaskan bahwa kinerja Aher selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat dua periode, sangat terlihat hasilnya. Sehingga menurutnya, sangat layak Aher berkimprah lebih lanjut di tingkat nasional.

“Tentunya kami memantau terus kondisi Jabar dan kami melihat Pak Aher selama dua periode ini telah memberikan kinerja terbaiknya untuk membangun Jawa Barat,” kata Dede.

Pada kesempatan itu Dede juga menjelaskan jumlah warha Sunda yang ada di Kepulauan Riau.  “Total sampai tahun 2017 ada 146 ribu warga sunda yang ada di Kepri. Mayoritas mereka bekerja wiraswasta,” ungkap Dede.

EDITOR: Iwan S

 

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Katakanlah dengan Meme: Genre Baru Komunikasi Politik

Meme politik, bagaimana pengaruhnya dalam perpolitikan terkini

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Makan Dikit, Perut Kok Buncit?