Diduga Melangar Syari’at Islam, Muda- Mudi Di Langsa Ditertibkan WH

0
20
Seorang petugas polisi Wilayatul Hisbah (WH) saat menertibkan pengunjung yang tidak memakai pakaian muslimah. (foto:Syahrial/SERUJI)

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Diduga melanggar syari’at Islam, tim anti maksiat Polisi Wilayatul Hisbah (WH) dan sejumlah petugas Dinas Syariat Islam melakukan penertiban terhadap pengunjung kawasan wisata Hutan Manggrove Kuala Langsa dan di kawasan Hutan Kota di Gampong Paya Bujok Seuleumak, Kec. Langsa Baro, Kota Langsa Aceh, Kamis (11/1).

Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Drs. H. Ibrahim Latif, MM yang dihubungi SERUJI mengatakan, pihaknya setiap hari mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB, menugaskan satu regu Polisi WH dan sejumlah petugas Dinas Syariat Islam berjaga-jaga untuk menertibkan pengunjung yang melanggar syariat Islam di kawasan wisata Hutan manggrove dan Hutan Kota Gp. PB. Seuleumak Kec. Langsa Baro.

“Hal ini kita lakukan atas dasar laporan masyarakat bahwa di dua tempat kawasan wisata itu sering terjadi pelanggaran syariat islam, yang dilakukan oleh pengunjung (wisatawan, red) terutama para pelajar, mahasiswa dan kaum kaula muda,” jelasnya.

Ditegaskan oleh Ibrahin, pemkot Langsa membuat kedua tempat wisata itu bukan untuk berpacaran, berkhalwat dan lain sebagainya, tetapi tempat itu dibuat sebagai tempat rekreasi melepaskan lelah sehabis bekerja untuk para masyarakat, baik masyarakat Kota Langsa dan sekitarnya maupun masyarakat luar Kota Langsa.

“Maka siapapun yang datang kesitu untuk melakukan perbuatan yang melanggar syariat islam seperti pacaran, khalwat, ikhtilat, dan lain sebagainya, termasuk tidak memakai jilbab, berpakaian ketat, memakai celana pendek bagi laki-laki dan lain sebagainya pasti kita tertibkan, kita amankan (tangkap) dan kita proses sesuai hukum qanun jinayat yaitu berdasarkan Qanun Aceh no 6 tahun 2014,” tukasnya. (Syahrial/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

verifikasi parpol tidak ganggu PAN

PAN: Verifikasi Parpol Tidak Ganggu Persiapan Pemilu

KUNINGAN, SERUJI.CO.ID - Sekretaris Jenderal DPP PAN Eddy Soeparno menilai verifikasi parpol (partai politik) yang akan dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 28-30 Januari 2018,...
Soekarwo

Soekarwo: Jelang Pilkada Suasana Politik Jatim Akrab

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur Soekarwo menilai suasana politik di Jatim akrab dan tidak ada perpecahan menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada...

DPD: Indonesia Berbagi Pengalaman Atasi Terorisme

HANOI, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Nono Sampono mengatakan Indonesia berbagi pengalaman mengatasi aksi terorisme dalam upaya mendorong langkah bersama mencegah kejahatan tersebut. Dalam...

PSI Galang Dana Publik Untuk Partai

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan menggalang dana donasi publik untuk pendanaan partai dan mendorong perbaikan iklim politik di Tanah Air. "Agar independen, hanya...
Anugerah Humas

Website ITS Sabet Juara II Anugerah Humas Perguruan Tinggi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil menyabet peringkat dua dalam ajang Anugerah Humas Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Koordinasi Perguruan...
loading...
fotozukifli

Paska Diperiksa, Ustadz Zukifli Muhammad Ali Diundang Live di TV Swasta Nasional

Berita tentang "penangkapan" ustadz baru-baru saja terjadi, dialami Ustadz Zukifli Muhammad Ali, yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan menyebarkan kebencian berdasarkan SARA, lihat di berita...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...