Beasiswa Diduga Dikorupsi Anggota DPRA , Mahasiswa Aceh Akan Gelar Demo

0
202
  • 3
    Shares
Koordinator Kesatuan Mahasiswa Anti Korupsi, Muji Al-furqan.

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam “Kesatuan Mahasiswa Anti Korupsi” dijadwalkan akan menggelar aksi demo di Banda Aceh pada tanggal 2 Juli 2018 mendatang. Mereka menuntut pihak berwenang agar segera mengambil langkah hukum terhadap sejumlah oknum anggota DPR Aceh yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi beasiswa.

Informasi yang dihimpun SERUJI, untuk melancarkan aksi yang bertema “Gerakan Melawan Korupsi Beasiswa” itu, para mahasiswa di kawasan Lhokseumawe telah melakukan penggalangan dana dari masyarakat. Sebagai langkah awal menuju aksi demo di Banda Aceh nantinya.

Koordinator Kesatuan Mahasiswa Anti Korupsi, Muji Al-furqan saat dihubungi SERUJI mengatakan, pihaknya sedang mempersiapkan beberapa tahapan untuk aksi demo di Banda Aceh pada awal Juli 2018 nanti.

Loading...

“Sekarang kami masih dalam tahapan menggalang dana, untuk bisa memobilisasi masa ke Banda Aceh. Insya Allah kami bergerak pada tanggal 2 Juli 2018 dari kota Lhokseumawe menujuh Banda Aceh, guna menuntut agar pelaku “begal” dana beasiswa ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Muji di Lhokseumawe, Kamis (28/6).

Selain menggalang donasi, lanjut Muji, pihaknya juga memohon doa restu dan dukungan dari masyarakat, sehingga upaya aksi pemberantasan korupsi dana beasiswa ini berjalan dengan baik

“Alhamdulillah, sebagian donasi sudah terkumpul sebagai logistik awal dalam mendukung aksi demo kami nanti di Banda Aceh,” ungkapnya.

Dijelaskan juga oleh Muji, dalam aksi demo tersebut, mahasiswa akan menyuarakan beberapa aspirasi, diantaranya; tindak tegas oknum anggota DPRA yang terlibat Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) di Aceh, terutama dalam kasus dugaan korupsi dana beasiswa. Meminta aparat hukum yang sedang menangani perkara dugaan korupsi beasiswa, agar bekerja lebih cepat dan tepat serta segera menetapkan oknum anggota DPRA yang terlibat dalam kasus itu, sebagai tersangka.

Selain itu, lanjutnya, juga meminta Gubernur Aceh untuk mengeluarkan rekomendasi perintah penyidikan terhadap kasus korupsi dana beasiswa, dan segera mengembalikan dana hasil “begal” beasiswa tersebut ke Kas Daerah.

“Kita jadwalkan keberangkatan kami dari Kota Lhokseumawe ke Banda Aceh, pada Ahad (1/7) malam. Dalam aksi di Banda Aceh pada tanggal 2 Juli 2018, kami akan Long Mach dengan rute dari Kantor Gubernur menuju Polda Aceh dan dilanjutkan ke Kantor Kejaksaan Tinggi,” tukasnya. (Syahrial/Hrn)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU