103 Warga Simalungun Jadi Penumpang KM Sinar Bangun

SIMALUNGUN, SERUJI.CO.ID – Bupati Simalungun JR Saragih mengatakan adanya 103 warga Kabupaten Simalungun dan Kota Pematang Siantar yang menjadi penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba.

“Jumlah itu diketahui dari data penumpang yang dicocok dengan data tim gabungan, katanya Simalungun,” Selasa (26/6).

Menurutnya karena Rabu, (27/6) merupakan hari libur dengan adanya penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada), pihaknya meminta keluarga korban untuk membuat rekening pada Kamis (28/6).

Rekening tersebut dibutuhkan untuk memudahkan proses pemberian bagi korban KM Sinar Bangun melalui ahli waris masing-masing.

Pada Kamis (28/6) tersebut, Pemkab Simalungun juga akan menyurati Kementerian Sosial untuk meminta arahan mengenai bantuan yang akan diberikan.

“Apakah diberikan langsung disini atau ditransfer,” tambahnya.

Pihaknya menilai tim SAR gabungan telah serius untuk melakukan pencarian korban dan fisik kapal itu, termasuk dengan mengerahkan tiga helikopter milik Basarnas, Polda Sumut, dan PT Jafpa.

Bahkan, tim SAR gabungan juga membawa perwakilan keluarga korban untuk melihat langsung proses pencarian, termasuk mengamati kondisi perairan Danau Toba.

Sebelumnya, KM Sinar Bangun yang mengangkut seratusan penumpang dilaporkan tenggelam di perairan Danau Toba, antara Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir dengan Desa Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (18/6), sekitar pukul 17.30 WIB.

Dari proses yang dilakukan, diduga ada 188 penumpang KM Sinar Bangun. Sebanyak 21 orang berhasil diselamatkan, tiga tewas, dan 164 orang lagi diperkirakan hilang. (Ant/Su02)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER