Siapkan Generasi Emas, Dispendik Surabaya Latih Gugus PAUD

0
159
Dispendik Surabaya
Dr. Ikhsan, S. Psi, MM, Kadispendik Surabaya membuka workshop gugus PAUD unggulan di ruang aula Bung Tomo, (foto: Humas DIspendik)

SURABAYA – Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya mengadakan pelatihan untuk Gugus Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang ada di Surabaya. Pelatihan ini dilakukan sebagai bagian program dari Dispendik Surabaya untuk mempersiapkan generasi emas yang unggul dalam menyambut Ulang tahun emas Indonesia ke 100 tahun.

“Kita ingin anak Surabaya disaat Indonesia merayakan ulang tahun emas 100 tahun pada tahun 2045 mendatang, menjadi generasi emas yang unggul serta memiliki akhlah mulia”, ungkap Kadispendik Surabaya Dr. Ikhsan, S. Psi, MM, saat membuka workshop gugus PAUD unggulan di aula Bung Tomo, pagi ini, Senin (20/03) sebagaimana rilis Humas Dispendik.

Workshop yang diikuti 355 peserta dari Gugus PAUD tersebut akan berlangsung selama dua hari, dari tanggal 20-21 Maret 2017, bertempat di Aula Bung Tomo, Dispendik Surabaya.

Ikhsan, yang juga mantan Kepala Bapemas dan Keluarga Berencana Kota Surabaya tersebut menyatakan pentingnya peran PAUD dalam rangka mempersiapkan generasi unggul dimasa depan. Menurutnya, persiapan tersebut harus mulai dilakukan dari sekarang, agar generasi masa depan siap dan mampu bersaing menghadapi era globalisasi yang semakin pesat.

“Ini sama halnya merawat anak kita sendiri dengan baik, sehingga ketika mereka dewasa nanti mereka juga akan ngopeni kita dengan baik pula,” jelasnya.

Kasi Pendidikan Keluarga dan PAUD Dispendik Surabaya, Dwi Wahyu Novita, S. Psi menerangkan workshop ini sekaligus memberikan ilmu pengetahuan bagaimana implementasi pengajaran PAUD di lembaga yang berkualitas. “Setelah mengikuti workshop para gugus PAUD tersebut membuat rencana tindak lanjut mengenai kegugusan,” katanya.

Sementara itu, terkait perlindungan anak Didik Yudhi Ranu Prasetyo, anggota Dewan Pendidikan Surabaya mengungkapkan bahwa anak merupakan sebuah harta yang tak ternilai, oleh karena itu dibutuhkan bagaimana melindungi anak secara tepat, sehingga terhindari dari pelecehan seksual, bullying, serta berbagai macam tindak kekerasan kepada anak yang kian marak.

“Kalau ada tindak kekerasan kepada anak diharapkan segera untuk melapor”, pungkas Didik yang juga bekerja sehari-hari di Yayasan Perlindungan Anak Genta Surabaya.

EDITOR: Iwan S

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
KPU

KPU: Verifikasi Caleg Akan Diselesaikan Hari Ini

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indonesia menyatakan bakal menyelesaikan verifikasi administrasi calon anggota Legislatif (Caleg) DPR RI pada Sabtu (21/7) malam hari...

Gempa Sumbar Sebabkan 12 Rumah Rusak

AROSUKA, SERUJI.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, Sumatera Barat mencatat sebanyak 12 rumah mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan 5,5 Skala...
Gempa

Solok dan Dharmasraya Juga Rasakan Gempa Padang

PADANG, SERUJI.CO.ID - Gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter yang menguncang kota Padang, Sumatera Barat pada Sabtu (21/7) pukul 14.58 WIB juga dirasakan di Solok...

Masyarakat Berlarian ke Luar Rumah Saat Terjadi Gempa di Padang

PADANG, SERUJI.CO.ID- Gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter (SR) kembali menguncang kota Padang, Sumatera Barat pada Sabtu (21/7) pukul 14.58 WIB setelah sebelumnya kota itu...
gempa

Gempa Sumbar Tewaskan Satu Orang

PADANG, SERUJI.CO.ID - Seorang warga Lubuk Silasih, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, bernama Bustami (63) meninggal dunia akibat tertimpa bangunan rumahnya...