PMII Jatim Bangun Sinergi Perdamaian Antara Ulama dan Pemerintah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID –  Pengurus Koordiantor Cabang (PKC) PMII Jatim menggelar simposium perdamaian di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2).

Simposiun yang mengusung tema “Jawa Timur Damai Untuk Indonesia dan Dunia” ini dihadiri oleh Pangdam V Brawijaya, Polda Jatim, PWNU Jatim, dan Pemprov Jatim.

Apresiasi langsung datang dari Ketua PWNU Jatim KH. M. Hasan Mutawakkil Alallah yang menghadiri acara tersebut.

“Terus terang saya memberikan apresiasi PMII Jatim khususnya PKC PMII Jatim, karena dengan berani mengadakan simposium perdamaian dan menghadirkan 3 otoritas yang ada di Indonesia, khususnya Jatim,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan, Genggong, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo ini.

KH Hasan melanjutkan bahwa perdamaian menjadi kebutuhan setiap manusia dan setiap bangsa.

“Karena perdamaian ini adalah kebutuhan kita semua untuk hidup rukun, ramah, damai, dan bahagia, baik di dunia hingga akhirat kelak, sebagaimana doa yang kita panjatkan setiap hari setiap saat,” katanya.

Dihadiri oleh Danang Budiono dari Bakesbangpol Jatim, Letkol (Inf) Didi Suryadi sebagai Panbadya Bakti TNI Makodam V Barwijaya, Kombespol Heri Sitompul selaku Kabiro Operasi Polda Jatim, dan Inung selaku dosen Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Sunan Ampel, yang sekaligus menjadi pembicara di sesi dialog.

Letkol (Inf) Didi Suryadi menyampaikan pesan di sela pidatonya dengan mengutip petuah dari pendiri Nahdlatul Ulama Hadratusyaikh KH. Hasyim Asyari bahwa nadhdliyin sebagai ahli waris peninggalan kyai, patut menyelamatkan kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Saya hanya ingin sampaikan pada sahabat-sahabat, KH. Hasyim Asyari pernah berwasiat ‘aku titipkan pesantren dan kemerdekaan bangsa indonesia’, artinya apa? bahwa kita sebagai ahli waris dari nahdliyin, punya kewajiban menyelamatkan kemerdekaan bangsa Indonesia,” katanya.

Ia melanjutkan, sinergisitas antar berbagai pihak menjadi kunci kondusifitas keamanan Jatim.

“Sinergisitas 3 pilar plus, antara TNI, Polri, Pemerintah daerah, ulama, tokoh masyarakat, dan termasuk salah satunya sahabat-sahabat PMII,” katanya.

Zainuddin Ketua PKC PMII Jatim mengutarakan bahwa PMII berkomitmen untuk membangun kerja sama dengan berbagai pihak untuk ciptakan perdamaian bangsa.

“Ini bukan langkah awal, ini adalah wujud apa yang menjadi torehan gagasan kami. Sehingga kami akan bekerja sama pada apapun terlebih NU, karena ruh kami tidak akan sempurna dalam pergerakan tanpa ada arahan dan nasehat para kyai,” kata Zainuddin. (Luhur/SU05)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER