PCNU Siap Dukung Risma Kurangi Kemaksiatan di Surabaya


SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya mendukung langkah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk menata pendidikan anak-anak muda dan mengurangi kemaksiatan di Kota Pahlawan tersebut.

“Kota Surabaya adalah Kota Pahlawan sekaligus kota santri, segala kemaksiatan dan lain sebagainya harus dikurangi,” kata Ketua PCNU Kota Surabaya Ahmad Muhibbin Zuhri sela Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) II Tahun 2018 PCNU di Surabaya, Ahad (4/3).

Menurut dia, untuk kemajuan Kota Surabaya dibutuhkan suatu keseimbangan antara fisik maupun materiil dalam fasilitas kota yang lebih layak dan bagus, tetapi juga harus diimbangi dengan kualitas kehidupan warga masyarakat yang tenteram, aman, dan religius.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pada saat membuka muskercab II PCNU Surabaya menekankan pentingnya pendidikan di kalangan anak muda saat ini.

Hal ini dikarenakan, Risma sering menjumpai anak muda yang suka bermain di sejumlah taman di Kota Surabaya dengan disertai minum minuman keras.

“Saya mulai agak detail, ngurusi anak-anak muda di Surabaya,” ujarnya.

Dalam usaha untuk memperbaiki pendidikan dan moral anak muda Kota Surabaya, Risma mengatakan Pemerintah Kota Surabaya sudah merencanakan membuat perpustakaan di Pondok Pesantren.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga mengajak masjid untuk menyekolahkan anak-anak yatim dan anak kurang mampu seperti halnya yang sudah dilakukan oleh masjid di Pemerintah Kota Surabaya. (Ant/SU02)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Dari Plot Pembunuhan Menuju Monarkhi Konstitusional di Arab Saudia

Aneka media luar dan dalam negeri dengan telanjang menggambarkannya. Tim 15 orang memutilasi, memotong korban ketika korban masih hidup. Suara melengking korban kesakitan yang luar biasa terdengar dan terekam.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close