Katakan Sangsi Selain Agama Dapat Jadi Rem Perilaku Polisi, Tito: Semoga Ndak Keliru dan Viral Lagi

0
110
Tito Karnavian dan istrinya saat menyantuni anak yatim, Selasa (13/2/2018).

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Kapolri Jendral Tito Karnavian memberi nasihat pada anggota polisi yang bertugas, bahwa beban tugas seorang polisi begitu berat karena setiap upaya penegakan kewenangan selalu diartikan oleh masyarakat penyimpangan.

“Bagi anggota polisi, tugas yang kita laksanakan sangat berat, kewenangan yang ada cenderung menyimpang dan kewenangan absolut pasti menyimpang,” kata Kapolri saat peresmian Masjid Arif Nurul Huda Polda Jatim, Selasa (13/2).

Perlu adanya rem atau pengendali selama bertugas menjadi polisi. Rem itu adalah agama.

“Kewenangan penegak hukum juga kewenangan yang ada sebagai penegak keadilan dan tugas keamanan, dalam hal ini perlu adanya rem, yakni rem ketakwaan ketuhaanan yang maha esa,” lugas kapolri asal palembang itu.

Menurut Tito agama sebuah rem yang pakem yang dapat mempengaruhi manusia untuk berperilaku selama hidup. “Kalau agama menjadi rem yang pakem, langsung berhenti,” lanjutnya.

Namun ia masih menyangsikan apakah aspek lain dalam hidup mampu memberikan dampak pengendali yang sama seperti agama sebagai rem hidup manusia. “Semoga gak salah dan gak jadi viral lagi, kalau aspek lain belum tentu,” pungkasnya. (Luh/SU05)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU