Diduga Terjadi Manipulasi PPDB, Ombudsman Yogya Turun Tangan

BANTUL – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta akan menindaklanjuti aduan terkait proses penerimaan peserta didik baru jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2017/2018 di beberapa sekolah Kabupaten Bantul.

“Ke depan kita agendakan untuk melakukan verifikasi ke kelurahan termasuk ke beberapa sekolah terkait aduan proses PPDB SMP,” kata Koordinator Penyelesaian Laporan Ombudsman RI (ORI) DIY Joko Susilo Wahyono di Bantul, Jumat (7/7).

Menurut dia, ada laporan aduan dari masyarakat tentang dugaan manipulasi data terkait proses PPDB di lima SMP Bantul yang masuk ke lembaganya, namun pihaknya enggan menyebutkan mana saja sekolah itu karena masih dalam pendalaman.

Aduan itu disampaikan berkaitan dengan dugaan manipulasi data jarak tempat tinggal siswa dengan sekolah yang dituju. Hal itu karena pada proses PPDB online jenjang SMP tahun ajaran ini sudah memberlakukan sistem zonasi.

“Dalam waktu dekat ini kita mau ada validasi ke lapangan verifikasi baik ke sekolah maupun kelurahan terkait dengan SKTM (surat keterangan tidak mampu) dan jarak zonasi untuk ketahui mekanisme seperti apa,” katanya.

Hal itu, kata dia, selain penerapan sistem zonasi dalam penerimaan PPDB jenjang SMP juga menerapkan kuota siswa dari keluarga tidak mampu dengan menunjukkan SKTM yang dikeluarkan pihak pemerintah desa setempat.

“Semua laporan di SMP Bantul di lima sekolah, kalau di kabupaten lain di DIY kami tidak ada temuan tidak ada laporan. Kemarin sebetulnya ada di Kabupaten Sleman cuma kami telusuri belum bisa dihubungi,” katanya.

Joko mengatakan, jika nantinya ditemukan ada kesengajaan dalam praktik manipulasi data jarak agar siswa bersangkutan diterima di sekolah, maka aturan yang berlaku harus ditegakkan, bahkan jika perlu keputusan diterima itu dianulir.

“Rekomendasinya kalau kami sesuai regulasinya bagaimana, siswa atau wali murid harusnya aturan itu ditegakkan. Bisa saja dianulir kalau memang ditemukan kecurangan, karena ini kaitannya dengan komitmen kejujuran,” katanya. (Hrn)

Sumber:Antara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.