9 Gedung SMP di Garut Alami Kerusakan Akibat Gempa

GARUT, SERUJI.CO.ID – Sembilan bangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Garut mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan 6,9 SR yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, Jum’at (17/12) malam.

Pemerintah Daerah melalui Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Totong, sebelumnya memastikan penanganan atas kerusakan bangunan sekolah segera dilakukan.

“Data sekolah yang terdampak hingga Sabtu (16/12) sebanyak 9 sekolah, dengan rincian SMPN 1 Singajaya, SMPN 3 Pakenjeng, SMPN 3 Cikelet, SMPN 1 Pameungpeuk, SMP Muhammadiyah Pameungpeuk, SMP Muhammadiyah Cikelet, SMPN 2 Singajaya, SMPN 2 Banjarwangi, dan SMPN Satap 1 Cibalong,” kata Totong kepada awak media, Sabtu (16/12).

Selain itu, lanjut Totong, jenis kerusakan bervariasi yakni mulai bangunan yang retak-retak, ambruknya genting dan plafon, serta kaca ruangan yang pecah.

Kerusakan juga meliputi bangunan ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah, masjid, dan aula serta gedung olahraga, terangnya.

“Jumlah tersebut mungkin saja bertambah, hingga saat ini kami terus melakukan pendataan lebih rinci. Data sementara sudah kami sampaikan ke Kemendikbud melalui Dirjen Dikdasmen,” jelasnya.

Gempa bumi dengan kekuatan 6,9 Skala richter yang mengguncang Kabupaten Tasikmalaya, pada Jumat (15/12) malam, juga menghancurkan puluhan rumah dan bangunan SD di Kabupaten Garut. (Roni HD/SU02)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER