Keberadaan Orang Asing Harus Dilaporkan

60

DEPOK – Pemda Depok, diwakili Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, bersama Kantor Imigrasi Kelas II Kota Depok melakukan sosialisasi Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA), di Fave Hotel, Senin (14/2). Dalam sosialisasi ditekankan, orang asing harus didata dan dilaporkan.

Menindak lanjuti nota kesepakatan kedua pihak tentang pengawasan orang asing di Kota Depok, Kasie Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, Jeacky Gerald Gerung, mengatakan, “Menurut UU No.6 Tahun 2011 Pasal 72 Tentang Keimigrasian, setiap orang yang memberikan tempat tinggal atau penginapan bagi orang asing wajib melaporkan keberadaan orang tersebut.”

Lebih lanjut, ia menjelaskan setiap orang asing yang tinggal di Indonesia, khususnya Kota Depok, wajib memiliki penjamin. Penjamin wajib melaporkan setiap perubahan data keimigrasian, status sipil, dan alamat orang asing tersebut. “Saya berharap para peserta yang hadir dari perwakilan Kecamatan meneruskan sosialisasi ini di wilayah masing-masing.”

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Kota Depok, Dadan Gunawan, menambahkan, dari sosialisasi ini diharapkan para pemilik atau pengelola tempat kos, hotel dan apartemen bisa meng-input setiap penambahan dan perubahan data orang asing yang tinggal.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Misbahul Munir, mengapresiasi aplikasi tersebut. Pihaknya bisa melalukan pendataan dan pemetaan orang asing di Depok yang diwajibkan memiliki KITAS (Kartu Ijin Tinggal Sementara) dan KITAP (Kartu Ijin Tinggal Tetap) sesuai Perda No.10 Tahun 2015 Tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan.

EDITOR: Omar Ballaz

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama