Keberadaan Orang Asing Harus Dilaporkan

0
80

DEPOK – Pemda Depok, diwakili Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, bersama Kantor Imigrasi Kelas II Kota Depok melakukan sosialisasi Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA), di Fave Hotel, Senin (14/2). Dalam sosialisasi ditekankan, orang asing harus didata dan dilaporkan.

Menindak lanjuti nota kesepakatan kedua pihak tentang pengawasan orang asing di Kota Depok, Kasie Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, Jeacky Gerald Gerung, mengatakan, “Menurut UU No.6 Tahun 2011 Pasal 72 Tentang Keimigrasian, setiap orang yang memberikan tempat tinggal atau penginapan bagi orang asing wajib melaporkan keberadaan orang tersebut.”

Lebih lanjut, ia menjelaskan setiap orang asing yang tinggal di Indonesia, khususnya Kota Depok, wajib memiliki penjamin. Penjamin wajib melaporkan setiap perubahan data keimigrasian, status sipil, dan alamat orang asing tersebut. “Saya berharap para peserta yang hadir dari perwakilan Kecamatan meneruskan sosialisasi ini di wilayah masing-masing.”

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Kota Depok, Dadan Gunawan, menambahkan, dari sosialisasi ini diharapkan para pemilik atau pengelola tempat kos, hotel dan apartemen bisa meng-input setiap penambahan dan perubahan data orang asing yang tinggal.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Misbahul Munir, mengapresiasi aplikasi tersebut. Pihaknya bisa melalukan pendataan dan pemetaan orang asing di Depok yang diwajibkan memiliki KITAS (Kartu Ijin Tinggal Sementara) dan KITAP (Kartu Ijin Tinggal Tetap) sesuai Perda No.10 Tahun 2015 Tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan.

EDITOR: Omar Ballaz

Komentar

BACA JUGA

Terkait Penghadangan Terhadap Anies, Fahira: Tidak Etis dan Kecewakan Warga Jakarta

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Senator DKI Jakarta Fahira Idris geram melihat perlakuan Panitia Piala Presiden 2018 yang tidak mengizinkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendampingi...
Frans Barung Mangera

Belum Simpulkan Gila, Polda Jatim Masih Dalami Pelaku Penyerang Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Polda Jatim sampai saat ini belum bisa memastikan secara psikis apakah pelaku penyerang KH Abdul Hakim Mubarok mengalami gangguan jiwa atau...
Afifun Nidlom

Muhammadiyah Desak Kepolisian Usut Tuntas Penyerangan Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas aksi penyerangan yang dialami pengasuh Pondok Pesantren Muhammadiyah Karangasem, Paciran,...
Frans Barung Mangera

Berbeda Dengan Legislator, Polisi Tegaskan Penyerang Ulama Belum Dipastikan Gila

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Polda Jatim menegaskan bahwa pelaku penyerangan terhadap KH Abdul Hakam Mubarok, pengasuh Ponpes Muhammadiyah Karangasem, Paciran, Lamongan, Jawa Timur, pada Ahad...

Hormati Hari Libur Nasional dan Keagamaan, Jatah Waktu Kampanye Dipotong

SURABAYA, SERUJI, CO.ID - KPU Jatim mengurangi total pelaksanaan masa kampanye Pilgub Jatim 2018 menjadi selama 119 hari, dari total keseluruhan hitungan sejak tanggal...
loading...
KH. Luthfi Bashori

Nikah Mut’ah Pernah Dihalalkan, Lantas Dilarang Untuk Seterusnya

Sy. Abdulah RA mengisahkan, ia dan para shahabat pergi berperang besama Rasulullah SAW tanpa disertai wanita (istri mereka). Lalu para shahabat bertanya kepada Rasulullah...

Dilema Piala Presiden, Antara Kekuasaan dan Etika

Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan, tertahan di panggung penonton dan tidak ikut serta turun ke lapangan mendampingi Presiden Joko Widodo, setelah dihentikan oleh Paspampres...
IMG_20180219_192213

Habib Lutfi : Umat Islam Harus Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

Kotawaringin Barat - Ribuan warga Pangkalan Bun, Sabtu (17/2) malam, membanjiri Lapangan Sampuraga. Kehadiran mereka guna mengikuti acara Kobar Bershalawat yang diadakan oleh Pemerintah...