BIJB Kertajati Siap Layani Pemberangkatan Haji

BANDUNG – Bandar udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati siap melayani pemberangkatan jamaah haji dan umrah asal Jawa Barat serta melengkapi fasilitas seperti miniatur Kabah di sekitar lokasi bandara.

“Kami sudah memiliki rencana pengembangan fasilitas haji dan umrah, termasuk pendukung embarkasi haji. Harapan kami, Kementerian Agama RI dapat menetapkan BIJB sebagai salah satu embarkasi haji pada 2018,” ujar Direktur Utama PT BIJB Virda Dimas Ekaputra di Bandung, Jumat (15/9).

Virda mengatakan adanya kerusakan runway Bandara Halim Perdanakusumah pada saat pemberangkatan haji tahun ini, memberikan sinyal agar pembangunan BIJB dipercepat.

Apalagi Jawa Barat tercatat sebagai daerah dengan jumlah jamaah haji terbesar yang hampir mencapai 40 ribu orang pertahun. Sehingga, kata dia, sudah seharusnya Jawa Barat segera mengoperasikan BIJB agar bisa memberangkatkan jamaah haji.

“Betapa pentingnya penyelesaian BIJB dipercepat, agar volume tinggi pemberangkatan dan kepulangan haji tahun depan harus bisa diselenggarakan di BIJB,” kata dia.

Saat ini, kata Virda, landasan pacu sudah terbentuk sepanjang 3.000 meter dan sudah memenuhi kriteria pendaratan dan penerbangan pesawat Boeing 777 yang biasa melayani jamaah.

Ke depan, BIJB akan mengembangkan lintasan hingga 3.500 meter agar bisa menampung, mendaratkan dan menerbangkan pesawat Airbus A380.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Umat Islam Harus Menangkan Pilpres dan Pileg

Mengingat betapa pentingnya momentum Pemilu 17 April 2019, maka umat Islam harus benar-benar berjuang dan mempunyai komitmen untuk dapat memenangkan pertarungan politik baik untuk Pilpres maupun Pileg yaitu memilih calon Paslon Presiden/Wapres serta Caleg yang didukung oleh Partai Politik yang memang punya komitmen berjuang dan keberpihakan untuk kepentingan Umat Islam dalam semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Memaknai Indonesia

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Pemilihan Umum Rasa Adu Jangkrik