Ustadz Muhammad Ikhsan : Masyarakat Jangan Mudah Tertipu Berita Hoax

21

Pangkalan Bun, Seruji.com- Maraknya pemberitaan bohong (hoax) belakangan ini membuat anggota Ikatan Dakwah Indonesia (IKADI) Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah angkat bicara. Pasalnya, tanpa adanya campur tangan pemerintah, tokoh agama yang memberikan kontrol dan pemahaman kepada khalayak umum, maka bisa menjadi ancaman serius bagi bangsa Indonesia.

“Belakangan ini banyak berita dari berbagai media yang tidak sesuai fakta. Maka kami menghimbau agar masyarakat khususnya umat Islam jangan makan mentah-mentah atas kabar yang beredar,” kata ustadz Ikhsan.

Setiap kali ada berita, lanjutnya, yang belum pasti kebenarannya hendaknya tabayyun (klarifikasi) dulu sebelum membagi (share) kepada orang lain atau ke publik. Karena bisa jadi, munculnya berita tersebut dengan tujuan adu domba antara kelompok satu dengan lainnya.

“Kita jangan mau terprovokasi dengan kabar yang belum jelas. Karena banyak terjadi yang salah diberitakan benar dan yang benar diberikan salah,” imbuh mantan anggota DPRD Kobar masa bakti 2009-2014.

Pria yang merupakan alumni Pondok Pesantren “Darurrahman” ┬áJakarta Selatan dibawah kendali KH. Syukron Ma’mun dan juga Jebolan Sekolah Tawalib Bukit Tinggi Sumatra Barat dengan pengasuhnya Syeh Ibrohim Musa (Alm). merasa prihatin dengan banyaknya fitnah dan ujaran kebencian yang banyak ditujukan kepada umat Islam.

Ikhsan juga menduga bahwa maraknya berita bohong (hoax) ┬átak luput dari pesanan kelompok tertentu yang bertujuan untuk memecah belah ummat beragama. Maka ia berharap agar masyarakat pandai memfilter terhadap berita-berita yang muncul baik dari media cetak, elektronik dan juga dari media sosial lainnya. (Suhud Mas’ud /JP)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama